Bogor Juli
2003,,,
SMAN 1 CIGUDEG –
BOGOR, salah satu sekolah menengah atas negeri yang ada di daerah kecamatan
cigudeg bogor di atas sebuah setu disinilah kami menempuh ilmu pendidikan,
dimana kala itu sekolah ini merupakan sekolah menengah atas yang baru berdiri
di tahun 2001 dan waktu itu baru ada 3 angkatan saja, kami pun yang
menjadi angkatan ke-3.
Disini disekolah ini
yg masih baru dan cuma memiliki beberapa ruang kelas sehingga jam belajar siang
di berlakukan untuk kelas 1. Sangat miris keadaan lingkungan sekolah waktu
zaman itu sekolahan ini bila terjadi hujan jalanannya sangat becek penuh tanah
merah sepanjang jalan hingga masuk kelas pun harus membuka sepatu dan bila
cuaca cerah debu-debu berterbangan di udara begitulah keadaannya waktu itu namanya
juga sekolahan baru, tapi semangat belajar siswa di SMA ini tidak terpengaruh
dengan keadaan sekitar semua tetap berjalan seperti biasanya.
Tapi disini lah lahir sebuah kisah
klasik sebuah pertemanan dan menjadi sejarah yang di sebut:
CASOES
GANK 1274!!!!!!!!!!!
Sekumpulan siswa-siswa
yang selalu bersama dalam keadaan susah, maupun senang, tertawa, nongkrong, dan
bikin onar di sekolahan, tapi disinilah terjalin sebuah kekeluargaan kecil didalamnya
yang mungkin sangat jarang terjadi.
Personil CASOES :
Ø CHOLAY (
Bayu Ramdoni )
Seorang siswa cerdas yang memiliki kelebihan
tersendiri dalam bidang mata pelajaran diantara personil yang lain nya, tapi
dia memiliki wajah yang sedikit aneh dan berbeda dari manusia umum nya,
anak-anak casoes pun sering menyebut sebagai makhluk planet yang biasa
disebut ALIEN ( hehehhe ). Dia adalah
lulusan dari SLTPN 1 Lw.Liang dan masuk
ke SMA ini melalui kaka iparnya sendiri seorang
guru yang sangat di takuti di lingkungan sekolah dan kalangan pelajar SMA ini
yang bernama Bp. Iwan Rusmawan guru bahasa inggris yang terlihat KILLER dari
warna kulit yang hitam dan raut muka yang sangar pula, bisa di sebut si cholay
ini KKN masuk ke sekolah ini Hehehe
Kejadian lucu yang dialami si cholay saat masih
menjadi siswa di sekolahan ini adalah ketika jam pelajaran bahasa inggris dan
guru nya itu adalah kaka iparnya sendiri yaitu Bp. Iwan saat itu pak iwan meminta kepada murid untuk
mengumpulkan buku tugas di meja guru dan ketika semua buku di lihat satu
persatu semua berjalan normal namun ada satu buku yang mungkin membuat pak iwan
penasaran seketika pak iwan pun mulai membaca dengan suara keras di depan ruang
keras dan berkata “ DI CARI,,,TELAH TURUN KEBUMI SESOSOK MAHKLUK PLANET YANG BISA
MENYERUPAI MANUSIA BIASA DISEBUT ALIEN,
MEMILIKI CIRI-CIRI MATA BESAR WAJAH LONJONG DAN MEMILIKI ANTENA DI KEPALA YANG NAMA NYA ADALAH BAYU RAMDONI “
hahahhahaha,,,spontan pak iwan dan seluruh kelas pun tertawa terbahak-bahak.
Ø POLO ( Patu
Wahidin )
Seorang siswa yang berpenampilan calm and cool,,saking
dingin nya banyak wanita yang suka tapi dia malah cuek masa bodo, dia adalah
lulusan dari sekolah MTSN Babakan Sirna ini adalah siswa yang hobi bermain bola
dan bermimpi menjadi seorang pemain bola professional dan bermain untuk klub liga itali Inter Milan
hehehee,,,kurang tau juga kenapa dia masuk ke SMA ini padahal di daerahnya
banyak sekolah SMA yang bagus dan lebih mewah.
Kejadian
lucu di alami si polo adalah ketika ketauan meminum minuman keras oleh guru
saat itu dewan guru meminta untuk wali/orang tua untuk hadir ke sekolah untuk
berbicara masalah kasus minuman keras mungkin dengan rasa takut untuk
memberitahukan kepada orang tua akhirnya si polo malah berbicara dengan alasan
ngawur “ BU,,DISURUH DATANG KE SEKOLAHAN
ADA RAPAT ORANG TUA DI SEKOLAH “ dengan polos nya,,,alhasil orang tua nya
pun berangkat kesekolah esok hari nya dan setelah bertemu dengan guru ibu nya
pun langsung bilang “ KATANYA BILANG ADA RAPAT ORANG TUA,,ENGGA TAUNYA MALAH DI
PANGGIL GARA-GARA MINUM, HADEHH SI AA MAH,,,(dengan nada sedih).
Ø KOEBIL (
Ahmad Safrudin )
Dia adalah lulusan dari sekolah PGRI 1 LW.LIANG entah
kenapa alumni sekolah swasta bisa masuk kesekolah negeri itu persoalan yang
belum terpecahkan sampai saat ini dan mungkin hanya dia yang tau
Heheh,,,siswa yang selalu datang
terlambat di karenakan terlalu lama untuk berias diri sebelum berangkat ke
sekolah atau biasa di sebut juga “ DANDAN ”, dia adalah siswa yang ROHIS yang
tau tentang ilmu agama, dia orang yang selalu menyeimbangkan antara kebaikan
dan keburukan, beribadah rajin dan mabuk pun sering mungkin hidup itu harus
seimbang motto hidupnya.
Kejadian
lucu yang di alami si koebil adalah saat anak-anak casoes sendiri yang
mengerjai seorang wanita yang si koebil tidak sukai, suatu hari anak-anak
membuat sebuah surat kaleng yang di tujukan untuk wanita tersebut dengan atas
nama koebil isi dalam surat itu yaitu mengajak ketemuan dan pulang sekolah
bareng,,alangkah gembira nya melihat wanita tersebut membaca surat kaleng itu
dan wanita tersebut langsung menungu
sehabis pulang sekolah tapi si koebil tidak kunjung datang akhirnya wanita itu
pulang setelah menunggu lama.
Keesokan
harinya wanita itu menanyakan kepada kami (casoes) tentang si koebil akhirnya
kami pun punya ide untuk meminta tarif setiap info tentang koebil kami kasih
tarif Rp. 1000,,Dan kami menyuruh koebil untuk menemui nya sebagai formalitas
saja tapi si koebil selalu menghindar bila ada wanita itu sampe lulus sekolah
cerita ini masih bersambung.
Ø OCIX ( Deni
Awaludin )
Sesosok anak manusia berbentuk aneh bagi
manusia umum nya memiliki kulit hitam, hidung dan jari-jari tangannya yang bengkok
tapi dia sungguh pede menjadi laki-laki, lulusan dari MTSN Babakan Sirna ini
masuk casoes paling terakhir jadi dia belum tau asal usul casoes dia juga orang
pertama yang selalu di suruh untuk malak ke semua siswa (korpe) maklum kan dia
masih baru di casoes, pakaian sekolah nya pun paling kocak celana di potong
model hip hop pakai jaket yang ukuran besar dia selalu bilang hip hop men,,,tas hitam besar merk
cocacola dan ada boneka monyet teman nya si dora kartun anak-anak, mungkin
banyak kejadian lucu yang dialami dia dari dibilang astagfirulloh waktu berpapasan sama
wanita di toilet sampai sekarang wanita
tersebut belum di ketahui siapa dan dimana keberadaan nya, yang paling lucu
adalah saat dulu ketika kami (casoes) sering tidur bareng bersama-sama si ocix
dan si mondoy sering berpura-pura seperti orang homo, dari berpura-pura itu
sampai- sampai si ocix bermimpi menikah dengan si mondoy dan memakai acara
resepsi segala seperti orang menikah beneran, dan ketika terbangun alangkah
kagetnya ternyata si mondoy sedang memeluk nya.
Ø RIWENK (
Ekky Rizky Yani )
Cowok tinggi kurus mirip jungkie ini
adalah penggemar berat NIRVANA band grunge asal amerika yang di gawangi oleh
Kurt Cobain ini alumni dari SLTPN 1 Lw.Liang yang memilih masuk ke SMAN 1
Cigudeg di karenakan banyak teman satu kampung yang masuk ke SMA ini, selalu
bikin kocak di kelas dengan asal jeplaknya tapi dia paling cepat dekat dengan
guru-guru, Pernah suatu ketika sedang nongkrong sepulang sekolah di pinggir
jalan anak-anak menyuruh nya untuk meminta uang kepada guru dan dengan santainya
dia menghampiri guru tersebut dan ketika kembali lagi ke anak-anak membawa uang
pemberian guru itu.
kejadian
lucu yang pernah di alami nya adalah ketika pulang sekolah selalu tidak pernah
bayar ongkos di karenakan pulang selalu rombongan bareng-bareng anak casoes
yang lain nya dia di untungkan karena dia turun paling pertama dari anak-anak
yang lain, sehingga setiap turun dari angkot dia selalu bilang “ BEH, ONGKOS NYA DI BELAKANG “ giliran
yang turun belakangan dag dig dug di tagih ongkos.
Ø MONDOY ( Yuda Putra Arifin )
Seorang playboy kelas teri yang selalu
mengatakan dirinya paling ganteng adalah lulusan SLTPN 1 Lw.Liang, drummer yang mempunyai mimpi
untuk menjadi drummer terkenal di dunia, tapi mungkin mimpi hanya tinggal
mimpi semua sangat sulit untuk jadi kenyataan di karenakan penyakit yang
menggerogoti nya akan selalu menjadi
tanda hidup nya, penyakit itu adalah penyakit BABAK setiap hari selalu
menggaruk selangkangan nya entah di sekolah maupun di rumah tidak pernah
berhanti menggaruk terus.
Kejadian
lucu adalah saat ketahuan mabok di sekolahan ketika itu dia sedang duduk dikantin
sambil santai dan sambil merasakan efek minuman keras yang membuatnya melayang
terbang ke angkasa tak di sangka guru pun datang dan langsung memarahi dia yang
sedang duduk santai di bangku kantin dengan menanyakan “ KAMU MABUK YA??? “ dia
pun menjawab dengan kata-kata “ENGGA PA…”
guru tersebut semakin kesal dengan nada keras beliau bilang “ JANGAN BOHONG KAMU,,,COBA HAAH(menghembuskan
nafas) “ setelah mengikuti perintah guru si mondoy pun langsung kena
tamparan dari guru itu,,PLAAAKKK begitu kira-kira suara nya.
Ø DJAWA (
Jajang )
Ini adalah adik kelas yang selalu ngikut
kakak-kakak kelas nya kemana saja dia juga sering dibilang si bungsu karena
sering ikut ngumpul jadi orang menyangka dia adalah kakak kelas juga. Kurang
tau asal nya dari mana yang jelas dia tinggal di atas gunung daerah cirangsad
pertama dia gabung orang nya baik tapi setelah lama kelamaan jadi pecandu obat-obatan
suatu ketika dia di ajak maen ke suatu tempat oleh si boep dan riwenk disitu
dia di kasih dua pil obat tapi dia hanya meminumnya hanya satu ketika si boep
tau klo di minum cuma satu akhirnya di paksa untuk minum dua butir obat setelah
obat bereaksi mulai ribet efek nya jalan mulai sempoyongan dan mengeluarkan air liur di mulut nya maklum
lah efek obat dogy.
Saat
itu dia ikut menginap di rumah si riwenk sepanjang jalan dia menjadi bahan
perhatian orang sekampung karena jalannya yang sempoyongan dan ketika sampai di
rumah si riwenk dia pun langsung masuk
kamar dan langsung tidur,,malam nya bangun buat makan malam setelah selesai dia
tidur lagi ketika pagi hari dengan sedikit sadar mungkin karena efek reaksi kimia
nya mulai turun dia pun bilang “ WENK DIMANA
INI?? KAMAR NYA MIRIP SURGA“ dengan nada orang mabuk setelah izin pulang
mau ke rumah boep katanya engga tahunya dia ngadu ke teman-teman TIDAK dikasih
makan sama si riwenk padahal malamnya dia makan dengan lahap mungkin karena
efek obat tersebut dia tidak sadar apa yang telah terjadi pada saat dalam
pengaruh obat itu.
Ø AKAY ( Irwan
Maulana )
Murid yang paling tua ini adalah alumni
dari SLTPN 3 Lw.Liang tidak tahu kenapa dia masuk ke SMA ini paling terakhir murid
yang memiliki kadar ke pedean nya di atas si ocix ini selalu mencoba untuk
mendekati wanita dengan cara-cara aneh seperti “grepe-grepe” siswa cewek
sekelas dan yang sudah dekat pasti dia “grepe-grepe” tapi aneh nya cewek-cewek
tersebut tidak akan meraskan kalo dia sedang di pegang – pegang mungkin si akay
ini punya ilmu menghilangkan kesadaran seseorang.
Kejadian
lucunya adalah ketika dia dengan bangga pamer
sepatu dan celana barunya di sekolah setiap nongkrong dia selalu bilang
“MAAF MASIH BARU” dengan nada sambil
meledek anak-anak suatu ketika di tengah jam pelajaran guru-guru melakukan
razia rutin untuk kedisiplinan dan
kerapihan karena celana si akay terlalu gede di bagian bawah (GOBER) maka salah satu guru menggunting celana
barunya itu padahal celananya itu masih baru pas jam istirahat anak casoes tahu
kalo celana baru nya itu di gunting oleh guru maka ketika bertemu si akay semua
ngeledekin si akay dan tertawa.
Ø BOEP (
Taupik Kurohman )
Ini dia siswa yang paling di segani dari
semua anggota yang lain selain paling tua dia juga memiliki nyali sehingga
semua orang menghormati nya padahal orang nya pendiem dan calm dia alumni SLTPN
1 Lw.Liang juga polos dan apa adanya mungkin itu moto dia yang seorang pengagum
berat SLANK ini bahkan sampai-sampai di tubuh nya terdapat tato slank yang
menempel di bagian anggota tubuh nya, sangar dan brutal mungkin ciri dia tapi
di balik itu dia memiliki sisi kelembutan yang mungkin tidak banyak orang
ketahui semua terlihat dari cara dia menyayangi wanita selalu menggunakan perasaan
tulus dari dalam hati nya.
Kejadian
lucu nya ketika dia mulai mencium ada
yang aneh dari sang kekasih nya dia mendengar bahwa pacarnya mulai ada main
sama cowok lain dan suatu ketika dia mendatangi cowok yang menjadi orang ketiga
itu langsung ke kampungnya setelah bertemu di rumah teman mereka pun berkenalan
tapi si boep tidak mengenalkan diri sebagai boep tapi dia mengaku sebagai ocix untuk
mengelabuhi cowok tersebut karena cowok tersebut sudah pernah mendengar nama
nya boep tapi dia tidak tahu wajah nya mangkanya dengan cerdik si boep mengaku
sebagai ocix tapi tetap aja temannya si boep itu selalu keceplosan memanggil
nama boep terus di depan cowok itu alhasil ketahuan penyamaran nya.
1. AWAL PERKENALAN
PERSONIL
Awalnya casoes hanya beranggotakan
CHOLAY, POLO, KOEBIL, RIWENK, MONDOY dan BOEP, cholay, polo, koebil dan riwenk
bertemu di kelas yang kebetulan mereka ber-4 satu kelas di kelas 1 dan duduk di
bangku deretan yang sama sehingga mulai saling kenal satu sama lain dan mulai
bercanda bahkan ketika ada acara perkemahan pramuka pun mereka satu regu jadi
sudah tidak di ragukan lagi bagaimana keakrabannya mereka semua, berjalan
seiringnya waktu mereka pun sudah sering main ke rumah masing-masing .
Kadang
juga saling curhat gebetan di kelas seperti si polo yang diam-diam ternyata
menyukai wanita satu kelas tapi dia
tidak punya nyali untuk mendekati
apalagi menyatakan cinta nya, dia hanya bisa melihat dan mengagumi dari
jauh saja dia selalu bilang wanita itu mempunyai ciri-ciri seperti artis yang
bernama TERE, begitu juga si riwenk dia juga mulai menyukai cewek satu kelas
nya cewek itu berkerudung tapi dia juga
tidak berani untuk mendekati karena wanita itu telah ada yang memiliki yaitu
kakak kelas yang saat itu kelas tiga jadi dia hanya bisa melihat dan
memandanginya saja, kalo si cholay dan koebil mungkin juga punya gebetan di
sekolah itu tapi mereka tidak berani untuk curhat mungkin karena takut jadi
bahan ledekan sama teman-teman yang lain jadi lebih baik mereka simpan saja
dalam hati.
Sedangkan
mondoy dan boep adalah teman dari SMP sekaligus teman berangkat dan pulang di
karenakan mereka berdua memiliki jalur pulang yang sama jadi selalu berdua
bersama-sama kadang juga bareng si akay dan delay teman satu sekolah dan
sekaligus satu arah pulang mereka selalu menyebrangi sebuah sungai sebelum
berangkat maupun pulang sekolah, lebih enak kalau air sungai nya sedang kecil
menyebrangi nya tidak perlu buka pakaian semua cukup celana abu-abu celana
sekolah saja tapi jika air sungai tidak bersahabat atau sedang banjir mereka
harus menyebranginya penuh dengan taruhan dan tenaga jika saja tidak bisa
melawan arus nyawa adalah taruhan nya. Pernah suatu ketika pulang sekolah
mereka pulang sekolah pada saat air sungai banjir tapi mereka nekat untuk melawan
arus padahal waktu itu arus sengat kencang sekali setelah semua melepas pakaian
masing-masing mereka mulai melompat ke dalam sungai mencoba menyebrangi sungai
yang deras itu satu persatu mereka menyebrangi sungai di tengah sungai ternyata teman yang bernama
delay terbawa arus sungai yang sedang besar itu namun yang lain nya sudah
berada disebrang sungai ketika melihat kea rah sungai ternyata delay tidak
terlihat mereka semua sudah berfikiran negative tentang nasib si delay tapi
tidak lama berselang terlihat tangan yang menjulur ke atas di dekat bebatuan
mereka mencoba langsung membantu si delay dan alhamdulilah delay pun selamat
dari maut dan dari sejak itu si delay tidak mau lagi pulang menyebrangi sungai
tersebut karena takut terulang kembali kejadian naas tersebut.
Kembali
ke cerita casoes setiap pulang sekolah
mereka selalu berjalan pulang menuju jalan raya bersama-sama bercanda dan
ketawa itulah yang selalu mereka alami setiap harinya begitu selama duduk di
bangku kelas satu, di luar hari sekolah pun kami selalu ngumpul apalagi kalau
ada konser slank di daerah bogor kami pasti hadir untuk menonton konsernya
dengan menaiki mobil bak terbuka dari konser di daerah gunung batu,cibinong,
parung, tanggerang dan di PRJ Jakarta. Kejadian lucu sering terjadi di setiap
perjalanan kami menonton konser slank apalagi ketika kami datang untuk menonton
acara soundrenalin 2004 yang di isi oleh beberapa band papan atas Indonesia
karena kami tidak tahu slank manggung hari apa karena acara nya waktu itu dua
hari jadi modal nekat berangkat dari bogor dengan modal masing-masing kurang
lebih Rp.8.000 kecuali si riwenk yang membawa uang paling besar sebesar
Rp.20.000 berangkat setelah pulang sekolah dengan menaiki mobil bak terbuka
menuju stasiun bogor setelah itu naik kereta menuju stasiun gondangdia karena
kita mampir dulu ke tempat saudara si riwenk yang ada di Jakarta setelah
selesai dari situ kita langsung menuju Pekan Raya Jakarta kemayoran dengan
menaiki metro mini sampai di PRJ saat itu sore hampir maghrib dan ketika sampai
betapa heran nya ketika kami melihat banyak nya bendera dan atribut anak OI (fans Iwan fals) sedangkan kami
memakai atribut slank kocak nya melihat kejadian itu kami pun langsung memakai
baju terbalik untuk menyembunyikan logo slank yang ada di baju yang kami pakai
dari pada kami nyamperin nyawa, hehehe,,,maklum saat itu slankers sama OI
adalah musuh dan sering terjadi kerusuhan bila saling bertemu, yang lebih kocak
nya lagi ketika kami melintas di depan anak OI yang sedang nongkrong di area
PRJ ada diantara mereka yang melihat si cholay memakai celana PRAMUKA dan meneriaki “ MAU NONTON DIDI KEMPOT YA MAS?? “
hahahaha teman nya yang lain pun tertawa menertawai kejadian itu, kami pun terus berjalan tanpa menghiraukan
karena sadar diri melihat masa kami hanya beberapa orang saja. benar hari itu
kami salah jadwal ternyata slank manggung di hari kedua dan hari pertama adalah
OI dan band-band yang lain nya, nasi sudah menjadi bubur kami sudah jauh-jauh
berangkat dari bogor masa harus pulang lagi tanpa melihat acara hari itu tapi
apakah mungkin dengan uang yang kami punya bisa masuk sedangkan harga tiketnya
saja begitu mahal namun mungkin dewi fortuna sedang mengikuti kami sehingga kami
bisa masuk setelah kami di kasih pinjam ID Card untuk masuk GRATIS oleh teman
bapak nya si riwenk tapi itu cuma bisa di pakai oleh dua orang saja karena
petugas penjaga tiketnya mulai curiga akhirnya kami kembali kan lagi ID Card
tersebut tapi tinggal si cholay, polo dan boep yang belum masuk sedangkan si
riwenk dan koebil sudah masuk lewat ID Card tapi akhirnya mereka masuk juga
melalui pintu jebolan yang di jebol oleh anak-anak OI berkahnya lagi ternyata
mendapat beberapa bungkus rokok dari hasil rusuh jebolan tadi, setelah
berkumpul kembali kami pun bergegas menuju panggung-panggung di area PRJ itu
bernyanyi dan gembira karena tidak sia-sia kami datang jauh-jauh dengan modal
sedikit.
Dan kami
pun kembali ke sekolah tak terasa sudah mau sampai ke acara kenaikan kelas
setelah melalui tes kenaikan biasa nya selalu ada kegiatan seperti lomba dan
pertandingan antar kelas setelah semua berjalan seiringnyan waktu liburan
sekolah pun sudah berakhir dan saatnya untuk daftar ulang tahapan untuk menuju
kelas dua jadi waktu itu tidak ada kegiatan belajar sama sekali tapi dari
sinilah awal casoes terbentuk .
Masih
dalam situasi daftar ulang mungin karena merasa bebas tidak ada pelajaran
sehingga kami mencoba untuk sedikit merayakan kenaikan kelas ini sehingga kita memiliki
ide untuk minum bersama-sama , setelah semua uang terkumpul hasil dari patungan
dan sebagian hasil malak dari siswa lain akhirnya terbeli lah dua botol minuman
intisari waktu itu intisari adalah jamu kesehatan dan sangat laris dan juga
memabukan setiap orang pasti meminum intisari selain memabukan harga nya juga
masih sangat terjangkau Rp.6000/botol. Setelah semua sudah terbeli kami pun
mulai mencari tempat yang enak dan aman supaya tidak ketahuan orang lain kalo
sedang minum, dan dapat lah sebuah tempat di dekat setu di atas tanah milik
PTPN yang masih di penuhi rumput-rumput, bercanda,tertawa dan minum itulah
kejadian saat itu.
-
Nama siswa yang ikut
pada saat minum-minum itu:
Doni Pollo Agung
Koebil Omen ( baru naik kelas 3 )
Mondoy Boep
Cholay Riwenk
Setelah beberapa waktu minum ada
anak-anak kecil warga dari kampung sebelah sekolahan ini mereka datang
kekerumunan kami yang sedang minum-minum dan meminta sejumlah uang kepada kami
jika tidak di beri mereka mengancam akan memberitahukan kegiatan kami itu
kepada guru di sekolah, namun kami cuek tidak menggubris ancaman itu dan
mempersilahkan laporkan ke guru karena kami mungkin berpendapat mana mungkin
mereka berani melaporkan nya. Dan acara minum pun selesai kami kembali
nongkrong di pinggir jalan raya depan sekolah beberapa murid yang lain sudah
ada yang pulang ke rumah masing-masing tapi kami masih stay nongkrong d pinggir
jalan ketika diantara kami ada yang berteriak lapar ide pun mulai di pikiran
untuk makan di kantin tapi ngutang dulu karena kami sudah akrab dengan ibu
kantin itu jadi ngutang pun sudah jadi hal biasa bagi kami. Dan bergegas lah
menuju kantin yang ada d belakang sekolah kami pun kembali menuju ke sekolah
dengan cara berkelompok, kebetulan si riwenk dan koebil menuju sekolah
belakangan dan melihat anak kecil yang tadi meminta uang menuju ke sekolah ke
ruang guru dengan membawa barang bukti dua kantong plastik bekas minuman dan
bungkus-bungkus kacang bekas dorongan nya juga karena melihat kejadian itu si
riwenk dan koebil tidak jadi ke kantin melainkan belok masuk kampung di
belakang sekolah karena rasa sedikit katakutan bakal ketahuan oleh guru dengan
keadaan panik mereka berdua kembali menunggu di jalan raya menunggu kabar dari
mereka yang sudah berada di kantin andai saja di zaman itu kami memiliki
handphone mungkin sudah memberitahukan ke teman yang lain soal kejadian yang
kami lihat tadi tapi apa daya pada saat itu handphone masih jarang yang punya
jadi mereka berdua tidak bisa apa-apa.
Yang lain
sudah berada di kantin si umi begitulah biasa kami menyebutnya ada yang duduk
di dalam dan ada yang duduk di luar tak lama kemudian pa iwan guru sangar itu
pun datang menghampiri si mondoy dan menanyakan “ KAMU MABUK YA??? “ dia pun menjawab dengan kata-kata “ENGGA PA…” guru tersebut semakin kesal
dengan nada keras beliau bilang “ JANGAN
BOHONG KAMU,,,COBA HAAH(menghembuskan nafas) “ setelah mengikuti perintah
guru si mondoy pun langsung kena tamparan dari guru itu,,PLAAAKKK begitu kira-kira suara nya dan langsung menyuruh dia untuk
ke kantor pa iwan pun mencari lagi anak-anak yang lain nya tapi mereka semua
ada yang lari dan mengumpat di dalam WC si umi, namun si boep langung meminum
minyak sayur yang ada di dapur si umi dan dia pun dengan pintar membohongi guru
itu ketika di tanya oleh guru dia berkelit bahwa dia tidak tahu menahu tapi
guru itu tidak mencium bau minuman dari mulut si boep dan guru itu pun cuma
membawa si mondoy ke kantor guru.
Di sidang
lah dia dikantor guru dan mulai di tanya-tanya akhirnya dia pun mengakui
perbuatan nya dan memberitahukan nama anak-anak yang ikut minum tapi dia masih
bisa ngeles kalau dia tidak tahu nama-nama asli cuma kenal nama samaran nya
aja. Setelah itu guru pun menyuruhnya untuk membawa anak-anak yang minum ke
esokan harinya akhirnya nama-nama yang di sebutkan si mondoy itu hadir ke
kantor memenuhi panggilan kecuali si boep dan si omen kakak kelas yang memohon
kepada anak-anak supaya nama nya tidak di bawa-bawa dengan alasan dia kelas
tiga dan takut kenapa-kenapa yang lebih kocak nya lagi dia berani nanggung dosa
anak-anak semua asal jangan di bawa-bawa, hehehe,,,sedangkan kalo si boep dia
sedang jadi buronan di kampung nya akibat kasus perkelahian jadi dia meminta
jangan di bawa-bawa biar tidak menambah repot keluarga nya.
Dengan
perasaan dag dig dug kami semua masuk ke ruang guru dan ternyata sudah ada ibu
nya si mondoy di ruangan tersebut dan pa iwan dengan sorot mata yang tajam yang
siap menerkam seperti harimau yang sedang mengintai mangsanya, satu per satu
mulai di tanya dan di sumpah terjadi kejadian lucu anak-anak malah bilang kalo
si polo yang ngajak minum otomatis si polo yang jadi tersudutkan dengan
pengakuan anak-anak tersebut pa iwan pun mengancam akan mengeluarkan dia dari
sekolah tapi si polo memohon jangan di keluar kam, si riwenk yang mengaku minum
atas ke mauan sendiri juga ikut tersudutkan karena mungkin dia sudah sering
mabuk apalagi pa iwan tahu dari mana dia berasal maklum dia pernah mengajar di
MTS sabilil muttaqin yang bertempat di kampung si riwenk mungkin dia sudah
bagaimana pergaulan kampung nya itu atau mungkin dia teringat kejadian waktu
mengajar di MTS tersebut pernah mua di keroyok oleh murid-murid nya dulu yang
berasal dari kampung si riwenk dan yang paling kocak pada saat si cholay yang
mulai di tanya dengan penuh marah nya pa iwan kepada si cholay namun apa yang
terjadi si cholay malah menangis penuh dengan linangan air mata meminta maaf
mungkin anak-anak ketawa dalam hati nya masing-masing melihat kejadian itu
seperti di sebuah sinetron azab maling kundang,,hhahahah. Tak kalah kocak lagi
ibu nya si mondoy ketika menimpali omongan pa iwan bahwa Intisari itu termasuk NARKOBA dengan kencang dan lantang
padahal kan Intisari itu adalah jamu ya mungkin jamu yang mengandung alcohol
dan termasuk minuman keras bukan narkoba. Selasai lah sidang itu mereka pun di
suruh membawa orang tua untuk datang ke sekolah kecuali orang tua si mondoy
yang sudah datang hari itu, dengan perasaan bingung mereka tak tahu harus
alasan apa kepada orang tua masing-masing semua buntu tak ada lagi cara nya itu
hanya tinggal ke cerdikan masing bagaimana cara menyampaikan nya.
Ke esokan
harinya hari dimana akan berakhir semua polemik dan masalah ini yang sedang
terjadi satu per satu datang orang tua
mereka yang pertama hadir adalah orang tua si agung dan langsung menuju ke
sekolah setelah beberapa jam orang tua nya pulang dengan wajah penuh kesal yang
tak tertahan kan, lalu orang tua si doni sama seperti orang tua si agung entah
apa yang di bicarakan oleh guru kepada orang tua nya lalu orang tua si koebil
dan terakhir orang tua si polo yang datang kami sambut orang tua nya di depan
sekolah mencium tangan setelah itu beliau menuju ke sekolah selang bebrapa jam
beliau pulang dan kembali kami menemui nya dengan raut sedih bercerita kepada
kami dan kemudian beliau langsung pulang dengan menaiki angkot, kami pun
langsung menanyakan kepada si polo bagaimana ngomong ke orang tua nya supaya
datang ke sekolah betapa kocak nya dia bilang ada rapat orang tua di sekolah
padahal bukan rapat tapi kasus minuman,,hadehhh anak-anak cuman bisa ketawa,
yang selamat cuma si riwenk yang tidak membawa orang tua ke sekolah dia hanya
bisa tersenyum bebas,,maslah pun selesai dan tidak ada diantara kami yang di
keluarkan atau di pindahkan dari sekolahan ini sujud syukur kami panjatkan
karena mungkin kami masih bisa bersama-sama menempuh pelajaran di kelas dua.
Tapi
masalah tidak selesai begitu saja nama-nama kami mulai di cap jelek tukang
mabuk sehingga guru-guru yang lain tahu kejadian ini, pembagian kelas pun mulai
di berlakukan kami pun di pisahkan kelasnya biar tidak satu kelas walaupun
tidak satu kelas tetap saja kami mengumpul nongkrong bersama bahkan jadi lebih
semakin dekat seperti keluarga tapi sayang nya kami selalu jadi bahan ledekan
guru apalgi pa iwan yang tahu kejadian nya setiap pelajaran nya pasti kami
selalu kena ledekan nya dan menjadi bahan ketawa anak-anak di kelas sehingga
mereka tahu bahwa kami ini adalah siswa yang suka mabuk. Begitu setiap
pelajaran pa iwan dia selalu memperagakan gaya orang mabuk di depan kelas
ketika mengabsen diantara kami tapi anak-anak di bawa enjoy aja beginilah kita
polos dan apa adanya.
2. KISAH DI
BALIK NAMA CASOES
Memasuki transisi dari kelas satu
menjadi kelas dua adalah ketika kami harus bangun pagi untuk berangkat
kesekolah karena dari kelas satu kita masuk sekolah jam siang sehingga
pagi-pagi masih bisa tidur puas tidak ada kata bangun pagi untuk berangkat ke
sekolah. Tapi sekarang sudah berbeda kami harus bangun pagi dan menjalani
upacara pengibaran bendera yang tidak pernah kita alami waktu masih kelas satu
ada sih waktu kelas satu upacara penurunan bendera setiap sabtu sore itu pun
cuaca nya adem tidak panas ketika upacara pengibaran bendera di pagi hari, mau
tidak mau kita harus mengikuti dan mentaati peraturan sekolah untuk ikut upacara
pengibaran bendera di setiap hari senin pagi sebelum jam mata pelajaran pertama
namun kadang juga diantara kami ada yang tidak mengikuti upacara sehingga masuk
ketika selesai upacara baru masuk ke kelas kadang kalau sedang apes kita kena
razia upacara sehingga di panggil guru dan menjalani sanksi yang di berikan
oleh guru seperti mengepel lantai, hormat di lapangan dan lain-lain.
Begitu
juga ketika jam pulang sekolah panas terik matahari membuat kami malas untuk
pulang sehingga kami selalu nongkrong di kantin setelah pulang sekolah bisa
sampai berjam-jam kami di kantin setelah cuaca bersahabat baru kami lanjutkan
nongkrong di pinggir jalan apalagi saat itu ada warung yang kecil yang membuat
ingin berlama-lama nongkrong di warung tersebut apalagi pemilik warung itu
sangat baik dan akrab sama anak casoes pemilik warung itu bernama aa bawing dan
si teteh begitulah kita sering memanggilnya ada lagi adik nya aa bawing yang
sering bergantian menjaga warung nya yaitu aa bono. Aa bawing dan aa bono
adalah orang yang mungkin udah punya nama di daerah cigudeg sehingga
orang-orang disana seakan menghormati nya di warung ini lah jadi tongkrongan
yang paling mengasyikan terletak di bawah pohon besar di samping pangkalan ojeg
kami sering menghabiskan waktu karena di warung ini menjual jamu intisari dan
kami pun dapat dengan mudah mendapatkan nya bila tidak bisa membeli satu botol
disini jual pergolas dan ketika tidak punya uang kadang suka di kasih juga atau
ngutang hehehe,,di warung ini lah surga nya casoes. Selain di warung itu kita
juga sering nongkrong di studio music BS yang terletak di sebrang setu studio
ini merupakan tempat kami nongkrong sekaligus iseng menyalurkan hobi dan bakat
kami dalam bermusik sehingga kami sering main band di studio tersebut
membawakan lagu-lagu slank, dan ketika ada acara seperti kartinian dan acara
band antar sekolah se-bogor barat di sekolah kami menjadi band pengisi acara
ketika band kami tampil membawakan lagu slank yang berjudul ku tak bisa semua
siswa dan guru semua terbawa suasana oleh lagu itu semua menikmati dan
menghayati banyak komentar yang positif dari mereka bahkan si riwenk pun sampai
di kasih bunga oleh seorang guru ketika sedang di atas panggung. Tapi ada
kejadian yang membuat acara ini terhenti di karenakan terjadi kerusuhan ada
oknum sekolahan lain yang membuat onar yaitu dari sekolahan SMK PERTIWI ( PEWE
) dan disinilah mulai terjadi permusuhan antara SMA kami dan SMK PERTIWI
berlanjut sampai ke luar sekolah.
Setiap
hari begitu terus dan begitu sehingga kami terbiasa menjalani hari-hari menjadi
kelas dua walaupun masuk pagi kami tetap pulang seperti kelas satu pulang
maghrib kadang malam apalagi kalo sudah hari sabtu semua merasa bebas karena
besok nya hari libur.
Sesekali
kita bergantian menginap dirumah-rumah personil saling bergantian kecuali dirumah
si mondoy boleh menginap saat rumahnya kosong kalau ada orang tuanya bisa -bisa
baru kelihatan genting rumah nya aja kita sudah di usir. Apalagi ketika si boep
jadi buronan di kampung dia selalu menginap berpindah-pindah tempat ga tentu
dan suatu hari kita semua menginap di rumah si cholay kita selalu nginap dan
tidur diatas di lantai dua rumahnya yang berada di daerah leuwiliang dekat
sungai yang bernama cigatet, di rumah si cholay banyak barang-barang dagangan
yang tidak terpakai tersimpan di gudang dan kami pun mencoba mencari-mencari
barang mudah-mudahan ada barang yang masih bisa kami pakai setelah
mengacak-acak akhirnya kami menemukan beberapa dompet berwarna loreng TNI yang
bertuliskan KOPASUS dan lambang nya
disini lah kami mulai mempunyai ide untuk memakai dompet samaan dan sambil
mencari nama yang pas buat identitas gank ini akhirnya inspirasi muncul dari
nama KOPASUS yang di acak-acak huruf nya menjadi KASUS nama ini juga di sepakati karena kejadian kasus minum waktu
sebelumnya dan supaya lebih keren lagi di bentuk tulisan CASOES di tambah pula angka di belakang nya diambil dari tanggal
ketahuan minum yaitu tanggal 12 bulan
7 ( Juli ) tahun 2004 dn jadilah CASOES 1274.
Dari sini
juga kami mulai eksis untuk mempopulerkan nama CASOES di lingkungan sekolah dan di luar sekolah, gerakan-gerakan
untuk mengenalkan nama casoes pun di lakukan melalui corat-coret di dinding
kelas, kantin, tempat nongkrong dan jalanan. Namun kami tetap menaruh respect
kepada kakak kelas di atas kami mereka juga mempunyai nama gank juga yaitu GRUP OYAG yang waktu itu sudah terkenal
mereka juga welcome kepada CASOES jadi sering kita nongkrong sambil ngopi
bareng di kantin bahkan menjadi akrab antara personil masing-masing, dan ketika
acara pelulusan corat-coret kelas tiga casoes pun di ajak untuk ikut
corat-coret naik mobil bak terbuka padahal kami waktu itu masih kelas dua tapi
karena saking akrab nya jadi tidak ada
masalah dan dari sini lah kami belajar jika nanti kami menjadi kelas tiga
jangan menjauhi adik-adik kelas di bawah kita tapi rangkul lah karena kalau
kita akrab dengan angkatan yang lain nya maka kekuatan sekolah ini akan lebih
kuat karena saling membantu.
Kembali
ke casoes semua orang mulai mengetahui nya karena kami selalu kumpul di kantin
belakang sekolah dan kemana-mana selalu bersama, disini nya juga si ocix
pertama masuk casoes karena si boep menginap di rumah nya sehingga si ocix
semakin kenal dekat sama personil yang lain dan dia juga orang nya cepat dalam
beradaptasi karena ke kocakan dan keanehan dengan gaya It’s Magic nya yang
meniru joget-jogetnya di film india. waktu itu dia paling kelas nya paling
pisah sendiri tidak ada anak casoes yang satu kelas dengan nya tapi dia orang
nya asik selalu jadi bahan ledekan dan ketawa anak-anak dari mulai gaya joget
nya pokok nya dia orang yang selalu bikin ketawa apalagi kalau di ajak mabuk
dia yang orang pertama yang cepat nembak/muntah mungkin karena belum terbiasa.
Mungkin
karena sering melihat si ocix nongkrong sama anak casoes ada teman satu kelas
nya ingin seperti si ocix gabung ke casoes temanya itu bernama ANDI, andi adalah siswa yang terlihat
baik cool dan calm dia juga memiliki sifat playboy yang ingin semua wanita dia
dapatkan, mungkin gampang bagi dia mendapatkan wanita wajah oke lah dia juga
berangkat ke sekolah selalu menggunakan motor sedangkan waktu itu masih jarang
yang membawa motor ke sekolah. Tapi tetap semua yang masuk casoes haru siap
jadi bahan ledekan karena sudah terbiasa bagi kami saling ledek jadi harus
punya kuping tebal begitupun si andi dia juga sjadi bahan candaan anak-anak dan
si ocix pun mulai berbicara kepada kami bahwa ada teman satu kelas nya yang
ingin ikut gabung bersama casoes dan kami pun semua welcome silahkan jika ada
yang ingin gabung dan akhirnya si ocix pun mengajaknya untuk nognkrong bareng.
Ketika kami kelas dua kami selalu pulang bareng ketika kelas satu bubaran sekolah yaitu jam 5 sore sedangkan kami dari pagi berangkat ke sekolah karena keseringan nya nongkrong jadi sudah terbiasa namun dari sini juga anak-anak kelas satu jadi kenal sama kami dan gabung nongkrong bareng semakin akrab dan kenal satu sama lain waktu itu kelas satu nya muncul nama-nama seperti si Badoey, Gabel, Ebit dan triple L ( Tompel, Togel dan Botol) dll. Mereka yang selalu nongkrong dikantin mau pun diluar kantin. Pernah waktu itu main di luar jam sekolah ketika itu malam minggu kami casoes sedang main di kampung si riwenk di panjaungan tak sengaja bertemu dengan grup triple L mereka ini selalu bertiga kemana-mana seperti ban becak, setelah bertemu kami pun mengobrol di tengah obrolan si tompel melihat orang yang pernah meneriaki nya monyet di jalan daerah pondok bujang mulai lah disitu kami melabrak nya bareng-bareng setelah itu terjadi pengeroyokan yang kami lakukan sedangkan mereka hanya berdua di sebuah jembatan pinggir jalan kami memukuli nya sedangkan teman yang satu nya tidak tahu apa-apa mencoba untuk memisahkan namun dia juga terkena pukulan anak-anak tak selang beberapa lama kejadian itu jalanan pun menjadi macet dan mobil patroli kebetulan lewat akhirnya kami pun lari ke segala arah dan kembali berkumpul di suatu tempat. Ternyata tak berhenti di situ beberapa hari kemudian orang yang kita keroyok datang ke sekolah bersama teman sekampung nya mencari anak-anak untungnya semua sudah tahu jadi semua kabur lebih dulu dan akhirnya tidak terjadi apa-apa, yang paling kocak kebetulan teman kami yang bernama ale tinggal di pondok bujang satu kampung bersama orang yang kami keroyok ketika itu si ale mengadu ke kami kalau teman nya di keroyok sama anak SMA ini dan dia tidak tahu kalo kami lah yang telah mengeroyok teman nya tapi kami pura-pura tidak tahu dengan masalah ini dan dia pun percaya tapi lama kelamaan dia tahu juga bahwa yang mengeroyoki teman nya adalah kami dia cuma bisa dongkol dan kami hanya bisa tertawa..hehehe.
3. KISAH CINTA
PERSONIL CASOES
Badung, bengal, biang rusuh dan pemabuk
begitulah ciri khas casoes yang telah di cap guru maupun siswa yang lain
mungkin kalau melihat dari kelakuan-kelakuan kami di sekolah terlalu parah dan
tidak ada baiknya sama sekali tapi di balik itu banyak orang yang tidak tahu
sebenarnya ternyata casoes juga punya hati dan cinta,,mungkin benar orang
bilang masa-masa SMA adalah masa paling indah dan mengenal nama nya cinta yang
takkan terlupakan begitulah kata-katanya sebab casoes sendiri juga merasakan
nya.
Yang
mungkin pertama merasakan cinta lokasi itu si mondoy dia berpacaran dengan
seorang kakak kelas angkatan pertama ini bisa di bilang tomboy dan perokok tapi walaupun begitu dia sangatlah
baik waktu itu dia masih kelas satu
kejadian ini sebelum terbentuknya casoes jadi tidak terlalu ramai orang
mengetahui nya karena tidak berapa lama jalinan asmara ini berlanjut.
Setelah
kelas dua si mondoy mempunyai pacar yang sangat cantik satu angkatan dengan dia
tapi terlihat lebay dalam segi berjalan dan berbicara nya jadi banyak pro dan
kontra tentang hubungan ini akhirnya tidak beberapa lama putus juga, nama nya
sifat playboy mungkin tidak bisa berlama-lama sendiri selalu saja ingin ada teman
dan penyemangat untuk di sekolah sehingga dia mendekati seorang murid baru yang
pindahan dari tajur yang memiliki body yang sangat woow,,semok nya pun tidak
ketulungan tapi cewek ini sangat baik dan asik bisa di ajak ngumpul bareng dan
nongkrong bareng tidak merasa risih jika ngumpul bareng dengan anak-anak casoes
yang lain nya sehingga cepat akrab dan kisah cinta ini berlanjut sampai lulus
sekolah tapi sayang setelah beberapa tahun bersama akhirnya putus juga nama nya
jodoh seperti rambut poni nya andika kangen band mau di paksain kaya gimana
juga tetap aja tidak cocok.
Begitu
juga dengan si boep dia memiliki pacar yang cantik dan centil yang sangat dekat
dengan anak-anak casoes karena saking dekat nya anak-anak sering di ajak main
ke rumahnya yang berada di daerah muncang, makan dan ngeliwet bareng sering
kita alami dimana pun itu tempatnya dia selalu ikut hadir kemana pun casoes ada
acara orang nya sangat baik tapi sayang mungkin karena kecentilan nya itu
akhirnya mereka putus gara-gara ada orang ketiga dan si boep pun pernah bertemu
dengan orang ke tiga yang merusak hubungan itu frustasi dan galau juga di
rasakan si boep yang begitu sangat mencintai nya tapi kembali lagi kepada jodoh
mungkin bukan jodohnya, setelah itu si boep akhirnya mendapatkan wanita yang
mungkin hampir mirip dengan mantan nya yang kemarin dari segi fisik tapi
bedanya dia adik kelas yang berkerudung yang biasa anak-anak bilang GADIS
RIMBA ya mungkin karena rumahnya yang berada dia atas gunung di daerah
cirangsad setelah menjalani nya akhirnya putus juga.
Si riwenk
yang sedang galau akibat perpisahan nya dengan wanita satu kampung nya akhirnya
mencoba membuka hati dan mencari cewek di sekolah akhirnya mendapatkan seorang
cewek berkerudung yang pendiam cewek itu juga sebenarnya asik bisa di ajak main
kemana-mana asal ada temannya namun karena kesibukan nya di eskul paskibra
akhirnya dia jarang ikut ngumpul dan susah untuk bertemu nya yang lebih tragis
lagi ternyata dia dekat sama cowok lain si riwenk pun langsung berbicara ke
cowok itu dan ternyata ceweknya itu mengaku kepada cowok tersebut bahwa dia
tidak punya pacar dengan kecewa akhirnya si riwenk menitipkan ceweknya kepada
cowok itu dan meninggalkan ceweknya itu tanpa ada kata putus. Tapi setelah
beberapa waktu si riwenk mendapatkan cewek adik kelas berkerudung yang sangat
baik tapi karena si riwenk keburu lulus dan harus bekerja di Jakarta akhirnya
dia memutuskan nya dan si riwenk pun sadar bahwa dialah yang salah sampai
sekarang.
Lain
cerita dengan si ocix dia cowok yang memiliki kisah cinta yang sangat tragis
ketika dia mencintai seorang cewek adik kelas yang anak-anak sering ledekin
tapi si ocix terus mengejarnya dan pada akhirnya dia menyatakan cinta tapi
sayang cewek itu tidak memberikan respons awal-awalnya tak kenal lelah si ocix
terus mendekati ketika anak-anak penasaran kisah cinta nya anak-anak mulai
bertanya-tanya kepada si ocix dan dengan enteng nya dia menjawab BELUM
DI TOLAK,,,padahal yang kami tahu dari seseorang katanya sudah di beri
jawaban di tolak namun si ocix terus mendekati nya akhirnya mungkin si cewek
itu mulai berfikir atau dengan alasan apa akhirnya mereka jadian namun selang
beberapa hari kemudian ternyata putus kami pun berfikiran mungkin cewek itu
kasihan kepada si ocix,,hehehe dari sini lah si ocix mulai galau dan suka mabuk
frustasi.
Lebih
aneh lagi dengankisah cinta si polo cowok yang begitu pendiam dan dingin sama
cewek ternyata adacewek yang menyukai cewek ini adalah teman dari pacar yang
pertama si boep dia aktif mendekati si polo entah kenapa dia sangat agresif
sehingga selalu meminta saran dan kabar kepada anak-anak, cewek ini tidak
terlalu jelek amat lah dia memiliki ukuran dada yang woow yang membuat setiap
lelaki pasti ingin menikmatinya tapi emang dasar nya si polo type pendiam jadi
dia tidak merespons walaupun anak-anak selalu memberi masukan tapi tetap saja
dingin, alhasil cewek nya yang lebih agresif dan menyatakan cinta duluan mungkin
karena omongan anak-anak akhirnya si polo menerima cinta cewek itu dan jadian
lah mereka berdua namun namanya orang dingin tetap aja walaupun ceweknya
agresif dia tetap dingin andai saja cowok lain mungkin sudah dapat apa saja
dari cewek itu suatu ketika liburan lebaran kami mengadakan acara ke pantai dan
berpasang-pasangan si polo dan ceweknya itu ikut semua pasangan mulai
bermesraan berpelukan dan berciuman tapi tidak dengan pasangan ini padahal
ceweknya udah sangat agresif ingin berpelukan dan berciuman tapi si polo malah
cuek dan tidak merespons malah dia tinggal pergi ke pinggir pantai bermain
ombak mungkin kecewa dan merasa tidak di inginkan akhirnya mereka putus juga di
sekolah.
Si akay
juga seorang playboy dengan keberanian nya dia memiliki pacar sekaligus dua
yaitu adik kelas sama wanita satu kelas nya jam pacaran pun di gilir di bantu
oleh jam masuk sekolah yang berbeda antara dua cewek ini jadi dia gampang
mengatur nya tapi sepandai-pandai nya menyimpan bangkai akhirnya tercium juga
begitulah kata pepatah dan ini terjadi kepada si akay akhirnya kisah cinta
segitiga nya terbongkar walaupun terbongkar tapi tetap si akay mencoba
mendekati mereka lagi dengan cara baik-baik dan akhirnya putus juga.
Kisah si
cholay lebih naas dia mencintai wanita dari sekolah lain namun ternyata wanita
itu adalah pacar dari teman nya sendiri tapi walaupun begitu wanita itu tetap
merespons seperti member harapan sampai mau ikut main sama anak-anak ketika
ngumpul anak-anak si cholay dan wanita itu terlihat sangat dekat dan akrab
seperti orang berpacaran mereka berdua berlari saling kejar kesana kemari den
sesekali mengumpat di belakang pohon kejadian ini seperti di film-film india
dan ketika acara ke pantai pun si cholay menulis nama wanita tersebut di atas
pasir pantai dan memotretnya mungkin begitulah cinta deritanya tiada akhir
pantas mawakili perasaan nya.
Sedangkan
si koebil dia mungkin punya hasrat untuk mempunyai pacar di sekolah tapi karena
saat itu dia sudah memiliki pacar di kampungnya jadi dia masih menjaga kesetian
nya namun suatu ketika setelah kami semua habis bermain dari daerah jasinga
kami melihat pacarnya itu berboncengan dengan laki-laki lain dengan penuh
amarah di bakar api cemburu dia pun meminta anak-anak untuk memberhentikan
pacarnya itu di jalan raya depan sekolah tapi sebelum itu dia meminum intisari
padahal dia adalah orang yang jarang sekali untuk meminum begituan tapi karena
rasa cemburu akhirnya dia minum juga, setelah memberhentikan mereka berdua kami
semua mulai rusuh terhadap laki-laki itu dan mempereteli aksesoris yang berada
di motornya laki-laki itu pun terlihat takut dan tidak bisa apa-apa sedangkan
si koebil sedang rebut dengan pacarnya setelah tenang akhirnya mereka berdua
kembali berjalan menaiki motor yang sudah di preteli anak-anak dan keesokan
harinya ternyata kami mendapat kabar bahwa laki-laki tersebut adalah saudaranya
pacar si koebil dan si koebil pun menyesali sudah minum intisari kemarin tidak
tahunya saudara nya hahahaha,,,kami pun tertawa.
4. CASOES DAN
ROMZAH
Casoes dan Romzah adalah sebuah gank yang
mungkin mempunyai nama di kalangan sekolah dan satu angkatan namun beda nya
Romzah para personilnya beranggotakan kaum hawa atau wanita yang mungkin terkenal
dengan kenakalannya namanya saja ROMZAH
yang di singkat dengan nama ROMBONGAN ZAHAT mereka memeliki
personil sebagai berikut :
-
Eka -
Risma
-
Iya - Santi
( mamah )
-
Inong - Septa
-
Iyung - Vivi
Mereka
merupakan gank wanita yang mungkin sangat mempunyai pengaruh di sekolah mereka
juga pernah rebut dengan gank wanita adik kelas gara-gara masalah sepele.
Mereka terbentuk karena adanya pertemanan satu kelas di waktu masih kelas satu
jadi sama seperti casoes sering ngumpul dan main bersama.
Bertemu
nya casoes dan romzah tidak lain karena masing-masing personil ada yang satu
kelas dan ada yang sudah kenal sejak lama sewaktu SD dan SMP jadi gampang saja
untuk berteman nya. Karena sering ikut nongkrong juga akhirnya terbawa sampai
keluar sekolah tapi yang anehnya walaupun sering bersama-sama tidak ada antara
personil untuk saling mencintai mungkin karena sudah merasa dekat jadi tidak
mungkin ada rasa antar masing-masing personil padahal kita sering kumpul bahkan
acara liburan pun kita sering ke puncak bareng-bareng. Suatu ketika kita semua
mengadakan acara liburan ke puncak dengan modal seadanya kita liburan dengan
menyewa mobil berangkat dari rumah si eka sore-sore setelah semua kumpul dan
perbekalan pun sudah siap akhinya kita berangkat dan sambil berjalan di tengah
perjalanan anak-anak casoes pun membuka minuman dan membakar daun ganja semua
kaca di tutup rapat dan asap nya pun berkumpul didalam akhirnya semua menghisap
asap tersebut namun anak romzah tidak menyadari nya mereka hanya berbicara “ KENAPA
JADI LAPAR BEGINI “ casoes pun cuma bisa ketawa mendengar perkataan
tersebut mungkin karena efek nya mulai terasa oleh semua penumpang yang berada
di dalam mobil itu.
Sesampai
nya di puncak hari sudah malam kita istirahat di mesjid Atta’awwun puncak dan
membeli makanan sambil istirahat, karena waktu sudah malam kami pun menyewa
vila dadakan untuk beristirahat sewtelah mencari akhirnya dapat juga vila yang
tidak terlalu mahal tapi lumayan cukup buat kami tidur pun kami bareng-bareng
tapi tidak terjadi apa-apa walaupun cuman megang-megang dikit itu hal wajar
karena faktor cuaca yang dingin dan mungkin untuk saling menghangatkan saja
setelah paginya kami pun selesai dan bersiap-siap jalan-jalan sambil sekalian
pulang.
Banyak
cerita yang kita lalui bersama pada saat itu bahkan pada bulan puasa pun kami
ngeliwet di siang hari di rumah si inong mungkin karena anak romzah sedang
datang bulan jadi mengajak anak casoes untuk ngeliwet casoes kalau masalah
makan-memakan pasti datang tidak mungkin tidak datang, semua selesai tinggal
makan saja ternyata warga kampung di rumah si inong berteriak “ SAHURRR “ kami hanya bisa tertawa dan
melanjutkan nya.
Pertengkaran
antara casoes dan romzah pernah terjadi yang entah kenapa waktu itu anak-anak
romzah menjadi diam kepada anak casoes tidak seperti biasa nya setiap anak
casoes, namanya anak casoes walaupun begitu juga tetap cuek aja dan tidak
beberapa lama pun kembali akur lagi.
Yang aneh
nya ketika semua wanita-wanita yang dekat bareng casoes selalu di anggap engga
bagus sama anak romzah walaupun begitu tetap masukan dari anak romzah juga
sangat berharga. Dan ketika ada diantara anak romzah yang memiliki pacar
seorang bandar kami dengan mudah mendapatkan barang tanpa susah payah harus membelinya
mereka selalu membawa nya untuk kami dan pernah waktu itu kelas tiga jam
pelajaran telah selasai namun waktu itu ada jam tambahan di karenakan untuk
menghadapi tes ujian nasional ternyata anak romzah membawa barang tersebut dan
memberikan nya ke kami setelah jam pelajaran kami pun langsung ke belakang
sekolah di belakang kantin memakai barang tersebut bareng-bareng setelah asyik
dan efek nya mulai terasa jam pelajaran tambahan pun di mulai kami masuk ke
kelas dengan pengaruh barang tersebut yang kocak nya si boep malah salah masuk
kelas dia jadi ikut belajar bersama kami dan di kelas itu tidak ada
henti-hentinya kami tertawa mungkin karena efek nya, anak romzah cuma bisa
memberitahu kami untuk control karena mungkin takut ketahuan guru yang sedang mengajar
di depan.
Begitulah
romzah casoes sampai sekarang pun masih bersama walaupun sempat hilang kabar
setelah lulus sekolah karena sibuk dengan kesibukan nya masing-masing dan
bertemu setelah semua berubah romzah pun sudah mempunyai anak karena demi tetap
adanya kebersamaan kami pun mengadakan arisan tapi ujung-ujung nya malah
paceklik hehehe,,, “ this is small family “
5. KELAS YANG
RAMAI
Kelas tiga di kelas ini semua siswa dan
siswi harus mulai menentukan kelas yang menurut nilai dan kemampuan dalam mata
pelajaran, di kelas tiga ini sekolah memberlakukan pembagian kelas menjadi dua
jurusan yaitu kelas IPA dan kelas IPS di nilai dari rata-rata nilai raport dari
bermacam-macam mata pelajaran dan ini juga seluruh sekolah nasional di bagi
menjadi bebagai macam jurusan tapi mungkin karena di sekolah ini masih
terbilang baru jadi cuma hanya ada dua jurusan saja.
Setelah
semua dinyatakan naik kelas satu persatu mulai di tanya untuk mengambil jurusan
yang siswa – siswi inginkandan kelas pun di bagi menjadi empat kelas yaitu IPA
1, IPA 2, IPS 1 dan IPS 2. Setelah semua memilih sesuai kemampuan dan keinginan
masing-masing akhirnya terbentuk lah kelas yang sesuai keinginan masing-masing,
begitu juga casoes dan romzah kita harus memilih sesuai keinginan kami dan
akhirnya kita memilih untuk menempuh jurusan IPS walaupun kelas IPS selalu di
anggap kurang bagus dan menjadi anak tiri tapi kita tetap dengan pendirian
namun guru pun ada yang menawari untuk mengambil jurusan IPA kita tetap tidak
berminat karena kita berfikir bahwa kelas IPA adalah jurusan orang-orang baik
kalau pintar belum tentu mereka pintar bisa saja kita lebih pintar dari mereka.
Pembagian
kelas telah selesai dan ternyata casoes romzah bertemu di satu kelas yang sama
yaitu kelas IPS 2 kecuali si boep, polo, akay dan andi, si polo dan boep mereka
berdua mendapatkan kelas IPS 1 walaupun mereka berdua sebenarnya ingin pindah
ke kelas IPS 2 namun guru melarang nya karena mungkin tahu bagaimana jadinya
kalau kita di satukan semua dalam satu kelas sehingga tidak jadilah mereka
pindah tapi mungkin karena ada mantan nya si boep di kelas IPS 2 jadi si boep
mengurungkan nya mungkinn,,hehehe.
Sedangkan
kalau si akay dan andi mereka berdua memilih untuk masuk jurusan IPA mungkin
ingin menjadi orang benar tadi nya si akay sudah masuk kelas IPS 1 tapi dia
meminta pindah menjadi keals IPA karena alasan mau masuk ABRI/TNI jika kelak
sudah lulus dan akhirnya di perbolehkan oleh guru dan menjadi anak IPA yang
paling badung diantara yang lain nya.
Di kelas
baru ini pun terjadi pemilihan ketua kelas dan wakil nya kandidatnya pun muncul
nama ocix dan cholay setelah melalui voting akhirnya si ocix yang terpilih
menjadi ketua kelas dan si cholay wakilnya setelah berjalan beberapa hari terjadilah
revolusi reformasi jabatan si ocix di kudeta oleh pa iwan yang notabene adalah
kakak ipar si cholay yang menurunkan jabatan si ocix sebagai ketua kelas dan
mengangkat si cholay menjadi ketua kelas baru mungkin disini terdapat unsur KKN
yang terjadi tapi akhirnya semua menerima keputusan ini dan si ocix Cuma bisa
menggerutu saja.
Semakin banyak
teman baru yang mulai dekat dengan casoes dan bergabung karena mungkin satu
kelas jadi kita merasa dekat seperti si ALE
cowok ganteng tapi idiot song ini (begitulah
casoes memanggilnya) yang mulai akrab dengan kami di kelas tiga ini
mempunyai penyakit alergi sesuatu dan efek nya badan dia sering bentol-bentol, ALBHET cowok asal bolang ini sama idiot
song nya seperti si ale dia selalu jadi bahan candaan anak-anak, ABUY murid pindahan yang langsung ke
kelas tiga ini memiliki badan yang sangat besar/gendut mirip bos dia sangat
tajir ketika anak-anak yang lain belum mempunyai handphone dia malah ke sekolah
membawa handphone yang panjang dan besar dia juga masih saudara dari si albhet
pernah ketika dia ultah kita di ajak ke puncak menginap di vila semua biaya dia
yang menanggung dan disana juga ada keluarganya seru dan ramai disana banyak
kegiatan yang kita lakukan bersama disana tapi ada kejadian yang lucu ketika
kita mulai becanda memakai bahasa asal-asalan dan si polo menterjemaahkan nya
juga asal-asalan kareana asal-asalan itu ada diantara kami yang merasa
tersinggung dan langsung cemberut seketika itu candaan mulai berhenti tapi ketawa
tetap jalan terus, sampai berenang di kolam renang pun sambil becanda
sampai-sampai air kolam yang jernih berubah warna menjadi keruh karena
anak-anak setelah main bola di halaman vila langsung loncat ke kolam mangkanya
air nya jadi keruh tinggal penjaga vila nya geleng-geleng kepala untuk
membersihkan nya.
Di
awal-awal sekolah semua berjalan lancar apalagi pada saat itu ada banyak
guru-guru baru yang masuk dan masih single belum ada yang bersuami kami pun
jadi bisa leluasa untuk bercanda nya dengan guru, suatu hari datang guru mata
pelajaran ekonomi baru mengajar hari itu dan masuk ke kelas kami karena kami
mendapat bocoran bahwa itu guru baru dan kami pun mulai mempunyai ide untuk
mengajak bercanda strategi pun mulai di jalankan kami membuat formasi orang
yang paling berani dan kocak duduk di bangku paling depan terpilih lah si
mondoy, ocix dan riwenk untuk duduk di bangku paling depan, guru baru pun masuk
dan mulai memperkenalkan diri di depan kelas si mondoy, ocix dan riwenk pun
mulai beraksi menanyakan yang aneh-aneh apalagi ketika pertanyaan nya yang
menyangkut yang porno-porno sehingga anak-anak sekelas pun tertawa dan akhirnya
guru itu pun mengatakan lupa materi yang ingin di sampaikan nya sampai jam
pelajaran berakhir gara-gara kebanyakan ketawa dan dari situ guru tersebut
mulai akrab dan mengenal mereka memanggil dengan nama samaran bukan nama asli.
Namun
seiringnya dengan waktu guru itu mulai mencoba mencari perhatiaan sekolah
sikapnya pun mulai tidak asik lagi sehingga anak-anak mulai tidak senang dengan
guru tersebut dan mulailah nama panggilan “ BU KEONG ” yang menjadi ciri khas buat guru itu di karenakan cara
memakai kerudung nya itu yang mirip rumah keong sehingga di panggilah bu keong,
apalagi ketika terjadi kasus yang menimpa si riwenk yang di adukan oleh guru
itu ke pa iwan cuma gara-gara setelah jam isitirahat si riwenk membawa kartu
remi padahal kartu itu cuma untuk iseng-iseng aja tapi gutu itu tidak ada
toleransi dan langsung mengadukan nya si riwenk pun di panggil ke kantor guru dan
bertemu pa iwan di depan kantor guru si riwenk pun di caci maki habis-habisan
dan di lempar kartu remi oleh guru itu dari kejadian ini lah casoes romzah
mulai tidak respect ke bu keong ini bahkan anak-anak yang lain juga ikut-ikutan
tidak respect apalagi si riwenk setiap pelajaran guru tersebut dia selalu
berpura-pura tidur dan tidak menanggapi nya sampai dia lulus.
Ada juga
guru yang kami kasih julukan “ PA
VAMPIRE “ beliau seorang guru laki-laki yang memiliki wajah sedikit unik
dan lucu mirip vampir di film-film china beliau
juga pernah bercerita kalau beliau pernah ikut demo dan pernah di
pukulin polisi dan kami pun mulai menduga-duga jangan-jangan mukanya menyon
begitu akibat di pukuli polisi waktu ikut demo hahahah,,,yang lucu nya ternyata
beliau menyukai si risma anak romzah tapi si risma malah ketakutan.
Banyak
cerita di kelas ini dari murid sampai guru yang ngambek tidak ingin mengajar
lagi di kelas ini wali kelas pun sampai nangis memikirkan para murid kelas IPS
2 yang susah di atur dari segi kerapihan dan absensi semua terjadi di kelas ini
tapi walaupun begitu dari segi kekompakan tidak bisa di ragukan lagi.
Sering
nya ada razia kerapihan rutin di kelas seperti baju, celana dan rambut semua di
periksa tak jarang diantara kami selalu ada yang terjaring razia tersebut
sampai-sampai guru pun bosan melihat yang terjaring kami lagi pernah ketika ada
razia antara kami ada yang memakai sepatu yang berwarna dan kami pun mencoba
mengelabui guru dengan bertukar sepatu sebelah-sebelah antara sepatu hitam dan
yang berwarna putih karena kami melihat guru tersebut memeriksa hanya sebelah
sepatu saja dan akhirnya kami pun selamat tidak kena razia setelah itu kami
hanya bisa tertawa.
Di kelas
tiga kami selalu merangkul adik kelas di bawah kami sehingga tidak terlihat
jarak antara kelas tiga, kelas dua maupun kelas satu semua menjadi satu saat
berkumpul karena dengan begitu kami bisa mengumpulkan kekuatan lebih banyak
jika suatu saat ada sekolah lain yang menyerang ke sekolahan kam tapi jika
masih mampu kami layani tak perlu berramai-ramai menhadapinya cukup casoes
saja maklum waktu itu ternyata anak
pertiwi masih penasaran terhadap sekolah kami atas kejadian waktu itu, surat
kaleng pun datang kepada kami dari sekolah pertiwi dan sampai di tangan kami
isi surat tersebut mereka mengajak kami untuk bermain bola di lapangan dwikora
cigudeg tapi kami tidak langsung percaya begitu saja pasti ada maksud lain di
balik surat tersebut mungkin mereka mengajak tawuran di lapangan tersebut
karena mereka takut dan tidak berani datang ke sekolah kami karena kebetulan
masa di dekat sekolahan kami seperti tukang ojeg selalu ikut membantu jika ada
sekolah lain datang dari situ mungkin mereka berfikir tidak aman untuk
menyerang langsung kesekolah mangkanya mereka berpura-pura mengajak bermain
bola di lapangan dwikora.
Kami
mulai mengumpulkan masa memberitahukan ke semua anak-anak untuk kumpul di depan
di warung aa bawing setelah kumpul semua kami menyuruh beberapa orang untuk
mengecek ke lapangan dan laporan nya ternyata benar anak-anak pertiwi ada di
lapangan dwikora dengan masa yang lumayan banyak mungkin karena kami mengumpul
di warung aa bawing jadi aa bono pun mengetahui kalo ada sekolahan lain yang
mau mengajak tawuran dan akhirnya aa bono langsung menuju ke lapangan dengan didampingi
beberapa anak casoes entah apa yang aa bono katakan kepada mereka akhirnya
anak pertiwi tersebut mengurungkan
niatnya dan kembali pulang ke sekolahnya padahal disini kami sudah siap untuk
berperang dengan mereka tapi tidak cukup sampai disitu peperangan kami dengan
sekolah SMK pertiwi tersebut.
Hari
semakin hari dan bulan pun terus berlalu kami lalui bersama-sama nongkrong dari
jalan leuwiliang sampai jasinga pun pernah kami lakukan dari ngamen di jembatan
jambu dan bertemu dengan mantan boep sewaktu SMP di jembatan jambu ketika kami
sedang ngamen, semua kami lalui bersama-sama sampai akhirnya ada acara festival
musik pelajar sebogor barat yang di adakan di SMK mandala yang letaknya dekat
rumah si polo kami mengirimkan dua band dari sekolahan kami yaitu casoes 1 dan
casoes 2 dengan meminta restu dari guru casoes dua waktu itu memakai vocalis
cewek yang bernama iyung yang merupakan anak romzah dia sangat mengidolai agnes
monika dan suarany pun bagus tapi tidak sebagus wajahnya, hehehe,,,ketika kami membawakan
lagu garasi penonton pun bertepuk tangan mendengar suaranya itu sungguh luar
biasa waktu itu namun terjadi kekacauan di casoes 1 personilnya sibuk
memikirkan cewek sehingga ketika giliran pentas personil nya tidak ada drummer
dan gitarisny waktu itu si obot yang menjadi gitaris tapi dia malah ribut
dengan ceweknya yang anak-anak bilang si tatang dan si mondoy sibuk dengan
pacarnya di tajur untung ada teman si boep yang datang dan membantu untuk
pentas waktu itu dengan kekacauan tersebut akhirnnya kami pun kesal sendiri
namun mau bagaimana lagi semua sudah terjadi dan kami pun pulang dengan tangan
hampa.
6. KETIKA OBAT
MULAI MENGHANCURKAN KEBERSAMAAN
Memang benar bila kita sudah mengenal
dunia memabukan kita akan semakin terperosok semakin dalam ke dunia hitam
tersebut mungkin dari sesuatu yang kecil lama-lama akan menjadi besar dari
sebuah minuman yang hanya sebagai tanda perayaan sampai daun ganja yang membuat
kita tertawa dan terbawa kea lam bawah sadar melewati dimensi yang terbang,
tapi jika terus menerus di jalani kita akan semakin ingin mencoba yang lain nya
yang semakin tinggi dan semakin melewati batas dan ketika itu semua mulai
datang dan menghinggapi casoes banyak persoalan yang muncul antara personil
yang lain nya.
Ketika
lekso, boti dan dekstro mulai ramai dan obat-obatan yang lain nya yang entah
dari mana datangnya dan bisa masuk ke sekolah ini kami pun tidak mengetahuinya
awalnya sedikit dan tersembunyi tapi lama-kelamaan semakin banyak dan beberapa
personil casoes pun mulai terkena obat-obatan seperti si boep, polo dan djawa
mereka mulai memakai obat-obatan yang membuat keharmonisan didalam casoes mulai
goyah dan tidak sekuat dulu lagi.
Mereka
bertiga ke sekolah selalu dalam pengaruh obat dan membuat mereka lupa apa yang
sedang di lakukan nya maklum pengaruh obat sangat lah jelek bawaan nya tidak
seperti minuman dan daun ganja efeknya, di pikiran mereka hanya uang dan
bagaimana bisa mendapatkan uang untuk membeli obat, efek obat mungkin membuat
kita menjadi berani dan di takuti orang jadi dengan mudah untuk mendapatkan
uang kami pun sampai menjual besi yang ada di sekolah dan menyuruh si ocix
untuk memalak di sekolah mungkin dengan terpaksa si ocix pun memalak dan
hasilnya di kasih ke mereka begitu dan terus begitu setiap harinya, gara-gara
obat pun terjadi perselisihan antara casoes dan gank nya si ripank,badsyah dkk
mereka tidak terima karena si boep memukul si ripank tapi si boep memukul si
ripank dengan alasan karena dia melihat si ripank memukul si polo oleh karena
itu perselisihan pun muncul antara gank jasinga dan kami namun itu semua akibat
pengaruh obat-obatan dan akhirnya bisa berdamai kembali.
Melihat
kejadian ini yang mulai tidak sehat personil casoes yang tidak memakai obat pun
mulai merasa gerah melihat perilaku mereka bertiga yang semakin hari semakin
parah kami nasehati pun sudah tidak mempan dan tidak pernah di dengar akhirnya
kami sepakat untuk mencoba menjauhi mereka supaya sadar dan meninggalkan
obat-obatan tersebut dan mereka pun mulai bergaul bertiga sampai kemana-mana di
luar sekolah pun mereka bertiga masih dalam pengaruh obat entah apa yang pernah
di lakukan mereka selama di luar sekolah tersebut.
Terus dan
terus begitu sehari-harinya sampai ujian pun mereka dalam pengaruh obat
sehingga mereka tak sadar kalau sedang ujian anak-anak yang lain pun tidak ada
yang mau menampung mereka dalam keaadan begitu karena mereka takut ketahuan oleh
orang tua masing-masing kalau sedang menampung orang mabuk obat jadi lebih baik
menjauhi sementara, walaupun semua cara sudah kita lakukan untuk membuat mereka
sadar dari tidak mau mengajak mereka menginap di rumah sampai menjauhi tapi
tetap rasa persahabatan ini seperti rasa kekeluargaan sehingga kita tidak
mungkin bisa tinggal diam saja sedangkan mereka terjerumus semakin dalam akhirnya
kita semua sepakat untuk mengembalikan mereka bertiga keluar dari obat-obatan
yang kami lakukan mencoba menjauhkan mereka dari para pemasok obat dan
menjauhkan mereka dari teman-teman yang pemakai obat lama-kelamaan mereka mulai
sadar dan kembali seperti semula cuman ingatan ketika dalam pengaruh obat
mereka sedikit ingat-ingat lupa.
Setelah
itu kami semua melarang mereka memakai obat-obatan lagi jika terus begitu
casoes akan bubar dan hanya tinggal nama, kami berusaha agar teman-teman nya
tidak lagi memberikan obat kepada mereka bertiga mulai saat itu tidak ada lagi
obat-obatan diantara kami mereka mungkin sadar bahwa kita sudah kelas tiga yang
mungkin sebentar lagi akan lulus sekolah sehingga harus konsentrasi dan fokus
ke sekolah biar bisa lulus nantinya, tapi malah adik-adik kelas yang mulai
memakainya tapi obatnya berbeda mereka memakai obat dekstro jika ingin mabuk
minum obatnya harus lebih dari 10 butir.
7. UJIAN NASIONAL
YANG MENDEBARKAN
Ujian nasional semakin dekat tidak ada
lagi kata main-main semua siswa menghadapinya dengan serius karena akan
menghadapi ujian nasional yang di ibaratkan sebagai hari penentuan dimana kita
belajar di sekolah menengah atas selama tiga tahun di tentukan hanya dalam
waktu tiga hari itu ironis memang pendidikan di negeri ini tapi begitulah
peraturan dari dinas pendidikan dan negara ini yang mungkin membuat siswa/siswi
di seluruh Indonesia menjadi gila apalagi dengan nilai standar rata-rata yang
sangat tinggi pada waktu sehingga semua siswa/siswi harus extra keras belajar
dan belajar.
Sebelum
menghadapi ujian nasional kita semua terlebih dahulu menghadapi ujian praktek
mata pelajaran yang lain setelah semua ujian praktek selesai baru kita
menghadapi ujian nasional, semua murid di sekolah ini melakukan shalat
istigosah bersama di mesjid sekolah meminta kepada allah swt supaya di beri
kemudahan dan kelancaran menghadapi ujian nasional nanti semua berdoa dengan
khusyu di dalam masjid tersebut dan menjelang hari ujian nasional kita semua
kumpul kembali untuk membicarakan ujian nasional yang akan di selenggarakan
besok pagi nya di rumah salah seorang guru dan kembali berdoa meminta kemudahan
dalam menghadapi ujian nasional.
Hari yang
di tunggu pun tiba seluruh siswa datang sebelum jam ujian pertama di mulai
begitu juga kami semua kembali berkumpul di lapangan yang biasa di jadikan
tempat untuk upacara bendera seteleh berkumpul tak lupa kita semua berdoa untuk
kelancaran hari itu terlihat sangat jelas raut wajah yang sangat tegang dari
seluruh murid dan guru mirip seperti para prajurit yang akan menghadapi
peperangan di medan perang semua terlihat jelas dari raut wajah nya.
Jam ujian
pertama pun di mulai sekejap sekolahan yang tadinya ramai penuh dengan canda
dan emosi para guru ketika menghadapi murid-murid yang nakal hilang tak
berbekas waktu itu yang terdengar hanya suara sepatu para pengawas yang sedang berjalan
mengawasi kami semua, sunyi senyap waktu itu tak ada satu pun yang berbicara
semua murid fokus pada soal-soal yang ada di lembar kertas ujian tapi kami
tetap santai menghadapi ujian ini kebetulan kami satu ruangan karena nama kami
berdekatan sesuai absen sehingga dengan mudah kami untuk saling member jawaban
tanpa sepengetahuan sang pengawas.
Hari
pertama ujian nasional pun selesai tapi kami tidak seperti murid-murid yang
lain nya yang langsung pulang ke rumah untuk belajar kembali, kami malah
kembali nongkrong di warung pinggir jalan sambil menghilangkan tegang karena
menhadapi ujian nasional tadi setelah sore kami pun pulang ke rumah
masing-masing tidak ada acara menginap dulu selama ujian.
Hari
pertama, hari kedua ujian nasional sudah berlalu semua berjalan dengan lancar
dan pada hari ketiga ujian semua siswa terlihat lebih fresh dan santai tidak
lagi terlihat beban di raut wajah mereka semua mungkin karena ini hari terakhir
ujian begitu juga kami sangat semangat sekali menghadapi ujian ini karena kami
telah merencanakan untuk corat-coret baju setelah jam ujian selesai semua uang
sudah terkumpul hasil dari sumbangan dari semua siswa bahkan dari adik kelas
juga, namun kabar kurang mengenakan terjadi para guru melarang kegiatan
corat-coret baju baik di sekolah maupun di lingkungan sekolah anak-anak yang
lain pun menuruti perintah guru mereka langsung pulang tapi tidak dengan kami
karena corat-coret merupakan tradisi dari zaman ke zaman jika selesai ujian
nasional.
Jam ujian
mata pelajaran terakhir pun selesai semua murid menyambut gembira dan bersukur
telah melewati ujian nasional tinggal menunggu hasil nya, semua murid pulang
karena takut peringatan dari guru yang tidak boleh mencorat-coret baju namun
kami nekat tidak menggubris perintah dari guru kami tetap melakukan corat-coret
baju di depan sekolah di warung aa bawing kami bersama romzah saling
mencoret-coret baju sekaligus mencari-cari kesempatan untuk mencium bibir
sampai saling memberikan tanda tangan di baju bagian dada anak romzah sambil
memegang dada nya kapan lagi bisa bebas memegang dada anak romzah hahaha,,,
Melihat
ada murid yang mencorat-coret baju pak iwan pun akhirnya turun tangan beliau
langsung ke depan untuk nyamperin kami tapi sebelum itu kami di traktir makan
nasi padang oleh aa bawing setelah sampai di tempat warung nasi padang pak iwan
pun datang dan mulai marah dan menampar anak-anak entah siapa saja yang waktu
itu terkena tamparan pak iwan dengan marah-marah sebagian dari kami lari
menghindar berpencar mencari aman padahal nasi padang nya sudah tersedia dan
setelah pak iwan pergi kami kembali berkumpul kembali dan memakan nasi padang
pemberian aa bawing.
Setelah
semua selesai kami kembali berkumpul di warung aa bawing sambil minum dan
merayakan hari itu sedangkan anak romzah langsung pulang kami tetap stay di
warung, kami pun mulai melihat banyak anak-anak dari sekolah lain yang lewat
menaiki truk dan bak terbuka, mulai terlintas di pikiran kami untuk
memantek/membajak sekolahan lain terutama anak smk pertiwi yang kami dengar
mereka mengadakan acara corat-coret di gua gudawang dengan peralatan seadanya
kami mulai memantek dan merazia satu persatu mobil truk yang memuat banyak anak
sekolah lain, yang pertama lewat anak SMK PANDU ternyata mereka melakukan
perlawanan akhirnya kami kejar mobil truk sampai depan setu dan kami lempari
dengan batu namun ojeg cigudeg ternyata ada yang membela kami dan membantu
mengejar memakai motor sambil membawa sebuah balok, batu pun berterbangan
kemana-mana.
Mobil
truk kedua ternyata SMK PGRI mereka kami biarkan lewat karena mereka teman si
boep dan berteriak memanggil nama casoes namun ojeg yang lain meminta kami untuk
pindah jangan memantek di depan pangkalan ojeg kami pun meneruti nya dan
berjalan menuju lapangan dwikora dengan hanya beranggotakan 12 orang saja karena
yang lain nya tidak ikut, sambil jalan akhirnya kami mulai melihat anak SMK
PERTIWI lewat memakai motor tapi kami biarkan lewat setelah sampai di dekat
dwikora kami bertemu dengan seorang kakak kelas yang bernama jajuli dan
memberitahukan bahwa ada mobil truk yang penuh dengan anak sekolah kami pun
berfikir itu pasti anak SMK PERTIWI untuk memastikan nya kakak kelas itu
mengecek memakai motornya dan ternyata benar itu rombongan SMK PERTIWI dengan
hanya 12 orang apakah mungkin kami mampu melawan orang satu mobil truk ???
setelah kami menunggu akhirnya datang anak SMK PERTIWI dengan memakai dua motor
kami pun langsung memberhentikan nya dan menanyakan dari sekolah mana dengan
pede mereka bilang anak SMK PERTIWI tanpa ampun lagi kami mulai menyerang
mereka dengan peralatan seadanya mereka mencoba memutar arah balik namun hanya
satu motor yang lolos yang satu nya lagi kami keroyoki sampai berdarah setelah
selesai mereka lari dan melapor kepada teman-teman nya yang kebetulan mobil
truk nya sudah dekat ke lokasi tempat kami melihat masa yang begitu banyak kami
langsung bersembunyi dan hanya bisa melakukan serangan fajar saja.
Setelah
kejadian itu akhirnya terjadi permusuhan antara SMK PERTIWI sama SMA kami
terutama casoes karena mereka tahu yang memantek itu adalah casoes dimulai dari
kejadian itu mereka mulai mencari cara untuk membalas dendam kepada kami,
ternyata orang yang kami keroyok itukampung nya tidak jauh dari kampung si boep
orang itu membawa masa ke rumah si boep dan mencarinya namun untung nya si boep
sedang tidak ada di rumah mendengar ceritanya orang tersebut mendapat bebarap
jaitan di kepala nya akibat pengeroyokan itu, kejadian itu tidak di ketahui
oleh guru-guru dan siswa-siswa yang lain kecuali teman-teman dekat kami dan
alumni tadi sehingga semua biasa-biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa.
8. STUDI TUR
YANG MENGECEWAKAN
Semua pelajaran untuk kelas tiga telah
selesai sekarang hanya tinggal menunggu pengumuman hasil ujian nasional dan
kelulusan untuk mengisi waktu yang kosong ini sekolah mengadakan sebuah
kegiatan studi tur yang sudah menjadi tradisi, pihak sekolah pun mengadakan
voting ke seluruh siswa kelas tiga untuk tujuan studi tur kali ini dari
berbagai voting banyak tempat yang di ajukan dari jogja,bandung, Jakarta bahkan
lampung setelah melakukan voting dan memberikan gambaran kelebihan dan
kekurangan kota yang akan di singgahi akhirnya terpilih lampung lah yang akan
menjadi tempat studi turn anti walaupun casoes romzah menolak nya tapi mau
bagaimana lagi suara lampung lebih banyak dari pada pilihan kami yang ingin ke
jogja kami pun merelakan nya ikut ke lampung.
Persiapan
di mulai dari administrasi dan perlengkapan untuk keperluan nanti tapi ada
sedikit siswa yang tidak bisa ikut studi tur ke lampung dikarenakan bermacam
alasan begitu juga seperti si mondoy dan boep mereka berdua tidak bisa ikut
studi tur dan mereka harus menjalani konsekuensi nya yaitu membuat makalah
bersama siswa yang lain, padahal sudah kami paksa untuk tetap ikut tapi mereka
tetap tidak mau ikut akhirnya kami pun berangkat tanpa mereka berdua mungkin
jadi terasa kurang seru kalau diantara kami ada yang tidak ikut.
Perjalanan
pun di mulai semua berkumpul di halaman
kantor PTPN Cigudeg dengan memakai baju yang sudah di siapkan oleh panitia tapi
baju ini sedikit terlihat aneh karena baju ini mirip sekali dengan baju yang
biasa di pakai pekerja PLN baju ini memiliki warna orange dan hitam di tangan
nya. semua bus yang akan mengantarkan kami sepanjang perjalanan pun sudah
terparkir semua siswa/siswi IPA IPS dan guru pun berkumpul mengumumkan tata
tertib dan peraturan selama perjalanan dan selama di tujuan, guru melarang membawa
minuman keras,obat-obatan dan senjata tajam setelah di periksa semua
siswa/siswi termasuk kami masuk ke bus sesuai kelas masing-masing dan di wakili
oleh guru dan wali kelas masing-masing kelasnya tapi si polo malah naik di bus
kelas kami padahal dia berbeda kelas mungkin karena pengaruh obat dia naik di
bus karena sudah terlanjur akhirnya dia ikut di bus kami.
Sepanjang
jalan bernyanyi dan bergembira di dalam bus mungkin hanya di bus kami saja yang
paling ramai maklum lah di bus kami terdiri dari siswa/siswi yang nakal dan
badung, kami selalu mengganggu bila ada diantara teman kami yang tidur seperti
si ebil dia selalu di ganggu jika tidur dengan kata-kata NIDA, nida adalah nama seorang wanita adik kelas yang sangat
menyukai si ebil tapi si ebil nya tidak pernah merespons rasa suka nya si nida
karena sering nya di ganggu begitu akhirnya si ebil terpaksa untuk tidak tidur
karena merasa risih bila di panggil nida. setelah berjam-jam akhirnya sampai di
pelabuhan merak dan bus pun langsung masuk ke dalam kapal feri yang akan
membawa kami ke pelabuhan bakauheni lampung selesai mobil parkir semua naik ke
atas kapal feri untuk melihat pemandangan laut sambil membawa gitar dan tam-tam
kami mencari tempat yang pas untuk bernyanyi kembali, di tempat para penumpang
yang lain kami bernyanyi seolah seperti pengamen yang menghibur para penumpang
dengan nyanyian yang kami bawakan bersama-sama.
Lumayan
lama perjalanan di atas laut sehingga
kami pun bersantai-santai sambil melihat luas nya laut selat sunda dan terlihat
sangat jelas gunung anak Krakatau pada saat itu, dan akhirnya sampai lah kita
di pelabuhan bakauheni lampung kita pun kembali ke mobil bus untuk melanjutkan
perjalanan studi tur itu karena kita sampai terlalu sore sehingga kita
melakukan isitirahat di pantai pasir putih dan menginap di sebuah wisma yang di
sewa di dekat pantai karena kamar dan tempatnya sangat terbatas terpaksa semua
tidur beramai-ramai di ruang tengah tapi casoes dan romzah memilih untuk
memisahkan diri membiarkan semua mengisi wisma tersebut.
Bermain
di pantai sambil melihat sunset itu yang kami lakukan di senja hari sampai
akhirnya sang mentari pun menghilang di ujung laut seperti tenggelam ke dasar
laut, waktu pun sudah menjadi gelap dan munculah rembulan yang menyinari malam
itu kami pun kembali menuju wisma dan makan malam bersama seluruh siswa dan
guru karena tidak ada acara kami kembali memisahkan diri mencari tempat yang
indah untuk berkumpul di malam hari di dekat pantai setelah berkumpul kami
bernyanyi dan minum bersama kebetulan di daerah itu ada yang menjual minuman
malam semakin larut tapi kami terus bernyanyi apalagi ketika kami menyanyikan
sebuah lagu dari iwan fals yang berjudul KEMESRAAN suasana terasa begitu berbeda
kita merasakan kebersamaan ini sangatlah berharga dan takkan mungkin terulang
kembali hanya akan jadi sebuah cerita nanti kalau diantara kami sudah tua
karena semua akan berpisah setelah acara pelulusan nanti, kami bernyanyi hingga
menjelang dini hari dan salah satu guru menghampiri kami memberitahu untuk
kembali ke wisma dan beristirahat kami pun kembali ke wisma.
Matahari
pun kembali hadir untuk menyinari dunia kami semua bergegas untuk melanjutkan
perjalanan kembali menuju waykambas tapi sebelum itu kami mampir ke sebuah
universitas di lampung, setelah sarapan pagi semua kembali berangkat namun kali
ini keadaan di dalam mobil sangat sepi karena rasa ngantuk dan tidak berapa
lama kami sampai di Universitas Lampung (UNILA) universitas yang sangat besar
dan luas tapi masih kalah besar dan luas dengan Insitut Pertanian Bogor (IPB)
disini kami mendapatkan studi banding dari pengurus UNILA di sebuah aula yang
sangat besar dan kami pun mengelilingi area kampus tersebut.
Setelah
selesai kami semua melanjutkan perjalanan kembali menuju waykambas tempat pembelajaran
gajah tapi karena waktu yang tidak memungkinkan akhirnya para guru membatalkan
tujuan perjalanan menuju waykambas dan mengganti nya dengan jalan-jalan ke
kebun binatang yang ada di lampung setelah berjam-jam mengitari dan
melihat-lihat kebun binatang waktu untuk kembali pulang pun tiba semua masuk ke
dalam bus namun kejadian aneh terjadi murid-murid yang lain mulai keracunan
yang di akibatkan memakan makanan basi dari ketring semua menjadi panik bahkan
seorang guru pun menangis dengan kejadian yang tidak terduga ini dan meminta
maaf tapi aneh nya kami tidak merasakan keracunan casoes dan romzah baik-baik
saja tidak ada yang mual dan muntah-muntah, di tambah lagi ada siswa-siswi yang
kesurupan masal namun lagi-lagi diantara kami dan di bus kami tidak ada yang
kesurupan padahal bus ini yang paling ramai aneh bin ajaib…
Keadaan
mulai kembali normal dan kembali melanjutkan perjalanan pulang namun kita semua
mampir di sebuah pusat perbelanjaan sambil melihat-lihat kota lampung perjalan
pulang kembali di lanjutkan di tengah perjalanan kembali mampir di pusat
oleh-oleh lampung kami pun turun dan memilih oleh-oleh apa yang akan di beli
setelah semua di beli ide nakal pun terpintas si riwenk malah mengambil kerupuk
lampung dan memberikan nya ke teman yang lain di dalam bus setelah semua nya
memakan akhirnya di tengah perjalanan dia mengaku kerupuk tersebut belum di
bayar anak-anak pun langsung ramai teriak..hahahaha
Waktu
semakin gelap perjalanan kembali di lanjutkan tak ada lagi suara gitar dan
tam-tam karena semua nya memilih beristirahat sambil merasakan kekecewaan
selama studi tur lampung hanya begitu saja tidak ada yang istimewa dan banyak
kejadian-kejadian yang tidak terduga sampai di kapal pun semua hanya
bercanda-canda biasa saja karena waktu itu sudah malam dan gelap yang terlihat
hanya lampu-lampu kapal di tengah laut dan suara-suara ombak saja.
Beberapa
jam berlalu anak-anak yang lain turun di kampung mereka masing-masing karena
mungkin sekalian lewat jadi tidak kembali ke sekolah sedangkan kami yang arah
nya berlainan harus kembali ke sekolah dan menginap di sekolah untuk sementara
karena waktu sudah malam sampai menunggu pagi baru kami pulang ke rumah
masing-masing begitulah perjalanan studi tur lampung angkatan kami.
9. ACARA PERPISAHAN
DAN HARI PENGUMUMAN PELULUSAN
Kembali ke sekolah dengan keceriaan
setelah semua selesai dari ujian nasional dan studi tur semua kembali ke
sekolah untuk mengetahui hasil ujian nasional tapi para guru mempunyai ide
untuk mendahulukan acara perpisahan sebelum memberikan hasil ujian dan
pengumuman pelulusa supaya seluruh siswa/siswi ikut acara perpisahan yang di
adakan di sebuah aula di kampus IPB Dramaga Bogor yang lumayan mewah.
Hari
perpisahan pun tiba seluruh siswa di wajibkan memakai jas sedangkan untuk siswi
nya memakai kebaya dan membawa orangtua murid ke acara perpisahan ini, casoes
pun berkumpul sebelum masuk ke aula setelah berkumpul semua ternyata hanya si
mondoy yang tidak membawa jas dengan keadaan seperti itu si mondoy pun
bergabung bersama casoes didalam gedung kita hanya duduk dan melihat proses
acara adat dan acara musik yang di mainkan oleh teman-teman yang lain termasuk
casoes menampilkan lagu-lagu slank.
Setelah
acara selesai casoes pun mendapat info anak-anak SMK PERTIWI gabungan dengan
sekolah lain seperti STM YKTB sudah menunggu di Leuwiliang untuk memantek
casoes mendengar itu kami langsung mengumpulkan masa seadanya karena yang sudah
pulang masing-masing dan kami pun bagaimana nasib teman-teman kami yang lain,
dengan membagi strategi akhirnya kami mempunyai ide untuk lewat jalur
Leuwiliang belakang dengan masa hanya dua mobil angkot dan sebuah samurai kecil
kami menuju arah pulang namun di tengah jalan kami berpisah dengan mobil angkot
di isi oleh si akay akhirnya dengan terpaksa mobil angkot kita terpisah dan
teryata mobil angkot yang di isi si akay lolos dari anak pertiwi karena lewat
jalur leuwiliang belakang sedangkan mobil yang di isi oleh kami masuk lewat
jalur depan untungnya di mobil kami ada samurai kecil setelah di leuwiliang
kami pun melihat segrombolan anak sekolah sedang melihat-lihat dan ketika
mendekat ada diantara mereka yang mengenali kami dan berteriak “ ITU
CASOES “ perangpun tidak terhindari lagi anak-anak pertiwi dan gabungan
nya mulai memukuli mobil angkot yang kami naiki menggunakan kopel dan ada dia
antara mereka yang mencoba menarik si koebil yang kebetulan dia duduk di
samping pintu adu pukul dan adu tending pun terjadi sampai akhirnya sang supir
turun dan memberhentikan mobilnya sambil marah-marah karena mobilnya terkena
hantaman kopel anak pertiwi dan gabungan nya mereka pun terus mengejar ketika
mobil kembali berjalan kami pun berteriak menunggu mereka di jalan kami kembali
bertemu mobil rombongan si akay mendengar cerita itu si akay mengajak untuk
kembali menyerang balik tapi dengan akal sehat kita hanya akan mengantarkan
nyawa jika kembali ke sana akhirnya kita menuggu saja siapa tahu mereka datang
namun ternyata mereka tidak datang juga, dari kejadian ini lah akhirnya SMA
Cigudeg menjadi musuh SMK Pertiwi sampai kita lulus.
hari
pengumuman kelulusan sudah tiba semua kelas tiga kembali ke sekolah untuk
mengetahui hasil ujian nasional semua berkumpul di lapangan dengan arahan guru
sambil berharap hasil ujian dengan kata sambutan guru mulai menyampaikan baik
buruk hasil ujian nasional ini harus kami terima dengan lapang dada setelah
selesai semua akhirnya waktu pembagian hasil lulus atau tidaknya tersimpan di
dalam amplop putih yang bertuliskan nama siwa/siswi masing-masing semua siswa
mulai terlihat wajah cemas nya dan satu persatu mereka membukanya ada yang
teriak dengan kegirangan setelah membuka amplop tersebut tapi casoes dengan
romzah membuka nya dengan cara satu persatu masuk toilet dan membuka amplop di
dalam toilet dan keluar dengan histeris karena tertulis di sehelai kertas
dengan tulisan “ LULUS “ akhirnya
kami pun bergembira dan saling peluk satu sama lain sujud syukur kami panjatkan
kepada allah swt.
Dengan
suka cita seluruh kelas tiga menyambut pengumuman kelulusan termasuk casoes dan
romzah semua bergembira terlihat jelas di wajah seluruh siswa kelas tiga kami
pun berterimakasih kepada seluruh guru SMAN 1 Cigudeg tidak ada lagi rasa
bahagia selain membaca kata lulus yang kami rasakan tapi rasa sedih pun hadir
karena mungkin kita tidak akan berkumpul dan bertemu bersama dengan yang lain
nya lagi.
10. PERPISAHAN
Tiga tahun menempuh ilmu bersama-sama
dan waktu yang tidak diinginkan pun telah tiba dimana ada pertemuan pasti ada
perpisahan itu sudah kodrat yang di gariskan begitu juga dengan pertemanan ini
kita bertemu di sekolah ini selalu bersama-sama menghadapi nya susah,
senang,sedih dan bahagia bahkan pertengkaran antara kita pernah terjadi dan
berlalu tapi kita tetap selalu bersama bagaimanapun casoes merupakan sepert
rumah dan keluarga bagi para personilnya mungkin tak ada lagi yang seperti ini
penuh cerita dan problem yang membuat kita untuk semakin dewasa dalam
menghadapi keras nya hidup dan dunia ini.
Romzah
yang hadir menemani catatan sejarah casoes pun merupakan bagian dari perjalanan
panjang casoes yang akan di kenang selama nya sampai akhir nanti, mereka selalu
ada dan akan menjadi satu bagian keluarga besar casoes walaupun kadang romzah
casoes pernah saling berseteru dan kita akan selalu bangga setelah apa yang
kita lakukan terhadap sekolah ini.
Semua
siswa/siswi angkatan 2005-2006 merupakan bagian catatan perjalanan sekolah dan
casoes sendiri mereka yang selalu menghargai keberadaan casoes kita semua telah
menempuh ilmu bersama-sama dan sekolah yang sama dan terpisah karena waktu
semoga kita bisa bertemu kembali di lain waktu nanti.
Perpisahan
pun terjadi semua seperti hidup kembali dari awal karena status menjadi pelajar
pun telah resmi di copot sekarang tiba saatnya untuk bekerja mecari pengakuan
dan membahagiakan kedua orang tua yang telah mati-matian membiayai semasa
menempuh pendidikan.
Tapi
suatu saat nanti kita akan bangga melihat sekolah ini menjadi sekolah besar yang
sangat berbeda ketika saat kita masih bersekolah disini yang saat itu masih
baru dan di mulai dari awal pembangunan maka angkatan kita akan selalu teringat
membantu pembanguna sekolah ini. Semoga tetap berjaya terus sekolah SMAN 1
CIGUDEG,,,,,,wassalam!!!!!!!!!