Selasa, 03 Februari 2015

Kisah Cerita Masa Sekolah

Bogor  Juli 2003,,,
SMAN 1 CIGUDEG – BOGOR, salah satu sekolah menengah atas negeri yang ada di daerah kecamatan cigudeg bogor di atas sebuah setu disinilah kami menempuh ilmu pendidikan, dimana kala itu sekolah ini merupakan sekolah menengah atas yang baru berdiri di tahun 2001 dan waktu itu baru ada 3 angkatan saja, kami pun yang menjadi  angkatan ke-3.
Disini disekolah ini yg masih baru dan cuma memiliki beberapa ruang kelas sehingga jam belajar siang di berlakukan untuk kelas 1. Sangat miris keadaan lingkungan sekolah waktu zaman itu sekolahan ini bila terjadi hujan jalanannya sangat becek penuh tanah merah sepanjang jalan hingga masuk kelas pun harus membuka sepatu dan bila cuaca cerah debu-debu berterbangan di udara begitulah keadaannya waktu itu namanya juga sekolahan baru, tapi semangat belajar siswa di SMA ini tidak terpengaruh dengan keadaan sekitar semua tetap berjalan seperti  biasanya.
Tapi disini lah lahir sebuah kisah klasik sebuah pertemanan dan menjadi sejarah yang di sebut:
CASOES GANK 1274!!!!!!!!!!!
Sekumpulan siswa-siswa yang selalu bersama dalam keadaan susah, maupun senang, tertawa, nongkrong, dan bikin onar di sekolahan, tapi disinilah terjalin sebuah kekeluargaan kecil didalamnya yang mungkin sangat jarang terjadi.
Personil  CASOES :

Ø  CHOLAY ( Bayu Ramdoni )
Seorang siswa cerdas yang memiliki kelebihan tersendiri dalam bidang mata pelajaran diantara personil yang lain nya, tapi dia memiliki wajah yang sedikit aneh dan berbeda dari manusia umum nya, anak-anak casoes pun sering menyebut sebagai makhluk planet yang biasa disebut  ALIEN ( hehehhe ). Dia adalah lulusan dari  SLTPN 1 Lw.Liang dan masuk ke SMA ini melalui kaka iparnya sendiri  seorang guru yang sangat di takuti di lingkungan sekolah dan kalangan pelajar SMA ini yang bernama Bp. Iwan Rusmawan guru bahasa inggris yang terlihat KILLER dari warna kulit yang hitam dan raut muka yang sangar pula, bisa di sebut si cholay ini KKN masuk ke sekolah ini Hehehe
Kejadian lucu yang dialami si cholay saat masih menjadi siswa di sekolahan ini adalah ketika jam pelajaran bahasa inggris dan guru nya itu adalah kaka iparnya sendiri yaitu Bp. Iwan  saat itu pak iwan meminta kepada murid untuk mengumpulkan buku tugas di meja guru dan ketika semua buku di lihat satu persatu semua berjalan normal namun ada satu buku yang mungkin membuat pak iwan penasaran seketika pak iwan pun mulai membaca dengan suara keras di depan ruang keras dan berkata  “ DI CARI,,,TELAH TURUN KEBUMI SESOSOK MAHKLUK PLANET YANG BISA MENYERUPAI MANUSIA BIASA DISEBUT  ALIEN, MEMILIKI CIRI-CIRI MATA BESAR WAJAH LONJONG DAN MEMILIKI ANTENA DI KEPALA  YANG NAMA NYA ADALAH BAYU RAMDONI “ hahahhahaha,,,spontan pak iwan dan seluruh kelas pun tertawa terbahak-bahak.

Ø  POLO ( Patu Wahidin )
Seorang siswa yang berpenampilan calm and cool,,saking dingin nya banyak wanita yang suka tapi dia malah cuek masa bodo, dia adalah lulusan dari sekolah MTSN Babakan Sirna ini adalah siswa yang hobi bermain bola dan bermimpi menjadi seorang pemain bola professional  dan bermain untuk klub liga itali Inter Milan hehehee,,,kurang tau juga kenapa dia masuk ke SMA ini padahal di daerahnya banyak sekolah SMA yang bagus dan lebih mewah.
Kejadian lucu di alami si polo adalah ketika ketauan meminum minuman keras oleh guru saat itu dewan guru meminta untuk wali/orang tua untuk hadir ke sekolah untuk berbicara masalah kasus minuman keras mungkin dengan rasa takut untuk memberitahukan kepada orang tua akhirnya si polo malah berbicara dengan alasan ngawur “ BU,,DISURUH DATANG KE SEKOLAHAN ADA RAPAT ORANG TUA DI SEKOLAH “ dengan polos nya,,,alhasil orang tua nya pun berangkat kesekolah esok hari nya dan setelah bertemu dengan guru ibu nya pun langsung bilang “ KATANYA BILANG ADA RAPAT ORANG TUA,,ENGGA TAUNYA MALAH DI PANGGIL GARA-GARA MINUM, HADEHH SI AA MAH,,,(dengan nada sedih).

Ø  KOEBIL ( Ahmad Safrudin )
Dia adalah lulusan dari sekolah PGRI 1 LW.LIANG entah kenapa alumni sekolah swasta bisa masuk kesekolah negeri itu persoalan yang belum terpecahkan sampai saat ini dan mungkin hanya dia yang tau Heheh,,,siswa  yang selalu datang terlambat di karenakan terlalu lama untuk berias diri sebelum berangkat ke sekolah atau biasa di sebut juga “ DANDAN ”, dia adalah siswa yang ROHIS yang tau tentang ilmu agama, dia orang yang selalu menyeimbangkan antara kebaikan dan keburukan, beribadah rajin dan mabuk pun sering mungkin hidup itu harus seimbang motto hidupnya.
Kejadian lucu yang di alami si koebil adalah saat anak-anak casoes sendiri yang mengerjai seorang wanita yang si koebil tidak sukai, suatu hari anak-anak membuat sebuah surat kaleng yang di tujukan untuk wanita tersebut dengan atas nama koebil isi dalam surat itu yaitu mengajak ketemuan dan pulang sekolah bareng,,alangkah gembira nya melihat wanita tersebut membaca surat kaleng itu dan wanita tersebut  langsung menungu sehabis pulang sekolah tapi si koebil tidak kunjung datang akhirnya wanita itu pulang setelah menunggu lama.
Keesokan harinya wanita itu menanyakan kepada kami (casoes) tentang si koebil akhirnya kami pun punya ide untuk meminta tarif setiap info tentang koebil kami kasih tarif Rp. 1000,,Dan kami menyuruh koebil untuk menemui nya sebagai formalitas saja tapi si koebil selalu menghindar bila ada wanita itu sampe lulus sekolah cerita ini masih bersambung.

Ø  OCIX ( Deni Awaludin )
      Sesosok anak manusia berbentuk aneh bagi manusia umum nya memiliki kulit hitam, hidung dan jari-jari tangannya yang bengkok tapi dia sungguh pede menjadi laki-laki, lulusan dari MTSN Babakan Sirna ini masuk casoes paling terakhir jadi dia belum tau asal usul casoes dia juga orang pertama yang selalu di suruh untuk malak ke semua siswa (korpe) maklum kan dia masih baru di casoes, pakaian sekolah nya pun paling kocak celana di potong model hip hop pakai jaket yang ukuran besar dia selalu bilang hip hop men,,,tas hitam besar merk cocacola dan ada boneka monyet teman nya si dora kartun anak-anak, mungkin banyak kejadian lucu yang dialami dia dari dibilang  astagfirulloh waktu berpapasan sama wanita di toilet sampai sekarang  wanita tersebut belum di ketahui siapa dan dimana keberadaan nya, yang paling lucu adalah saat dulu ketika kami (casoes) sering tidur bareng bersama-sama si ocix dan si mondoy sering berpura-pura seperti orang homo, dari berpura-pura itu sampai- sampai si ocix bermimpi menikah dengan si mondoy dan memakai acara resepsi segala seperti orang menikah beneran, dan ketika terbangun alangkah kagetnya ternyata si mondoy sedang memeluk nya.


Ø  RIWENK ( Ekky Rizky Yani )
      Cowok tinggi kurus mirip jungkie ini adalah penggemar berat NIRVANA band grunge asal amerika yang di gawangi oleh Kurt Cobain ini alumni dari SLTPN 1 Lw.Liang yang memilih masuk ke SMAN 1 Cigudeg di karenakan banyak teman satu kampung yang masuk ke SMA ini, selalu bikin kocak di kelas dengan asal jeplaknya tapi dia paling cepat dekat dengan guru-guru, Pernah suatu ketika sedang nongkrong sepulang sekolah di pinggir jalan anak-anak menyuruh nya untuk meminta uang kepada guru dan dengan santainya dia menghampiri guru tersebut dan ketika kembali lagi ke anak-anak membawa uang pemberian guru itu.
kejadian lucu yang pernah di alami nya adalah ketika pulang sekolah selalu tidak pernah bayar ongkos di karenakan pulang selalu rombongan bareng-bareng anak casoes yang lain nya dia di untungkan karena dia turun paling pertama dari anak-anak yang lain, sehingga setiap turun dari angkot dia selalu bilang “ BEH, ONGKOS NYA DI BELAKANG “ giliran yang turun belakangan dag dig dug di tagih ongkos.

Ø  MONDOY  ( Yuda Putra Arifin )
     Seorang playboy kelas teri yang selalu mengatakan dirinya paling ganteng adalah lulusan  SLTPN 1 Lw.Liang, drummer yang mempunyai mimpi untuk menjadi drummer  terkenal  di dunia, tapi mungkin mimpi hanya tinggal mimpi semua sangat sulit untuk jadi kenyataan di karenakan penyakit yang menggerogoti nya  akan selalu menjadi tanda hidup nya, penyakit itu adalah penyakit BABAK setiap hari selalu menggaruk selangkangan nya entah di sekolah maupun di rumah tidak pernah berhanti menggaruk terus.
Kejadian lucu adalah saat ketahuan mabok di sekolahan ketika itu dia sedang duduk dikantin sambil santai dan sambil merasakan efek minuman keras yang membuatnya melayang terbang ke angkasa tak di sangka guru pun datang dan langsung memarahi dia yang sedang duduk santai di bangku kantin dengan menanyakan “ KAMU MABUK YA??? “ dia pun menjawab dengan kata-kata “ENGGA PA…” guru tersebut semakin kesal dengan nada keras beliau bilang “ JANGAN BOHONG KAMU,,,COBA HAAH(menghembuskan nafas) “ setelah mengikuti perintah guru si mondoy pun langsung kena tamparan dari guru itu,,PLAAAKKK begitu kira-kira suara nya.


Ø  DJAWA ( Jajang )
     Ini adalah adik kelas yang selalu ngikut kakak-kakak kelas nya kemana saja dia juga sering dibilang si bungsu karena sering ikut ngumpul jadi orang menyangka dia adalah kakak kelas juga. Kurang tau asal nya dari mana yang jelas dia tinggal di atas gunung daerah cirangsad pertama dia gabung orang nya baik tapi setelah lama kelamaan jadi pecandu obat-obatan suatu ketika dia di ajak maen ke suatu tempat oleh si boep dan riwenk disitu dia di kasih dua pil obat tapi dia hanya meminumnya hanya satu ketika si boep tau klo di minum cuma satu akhirnya di paksa untuk minum dua butir obat setelah obat bereaksi mulai ribet efek nya jalan mulai sempoyongan  dan mengeluarkan air liur di mulut nya maklum lah efek obat dogy.
Saat itu dia ikut menginap di rumah si riwenk sepanjang jalan dia menjadi bahan perhatian orang sekampung karena jalannya yang sempoyongan dan ketika sampai di rumah si riwenk  dia pun langsung masuk kamar dan langsung tidur,,malam nya bangun buat makan malam setelah selesai dia tidur lagi ketika pagi hari dengan sedikit sadar mungkin karena efek reaksi kimia nya mulai turun dia pun bilang “ WENK DIMANA INI?? KAMAR NYA MIRIP SURGA“ dengan nada orang mabuk setelah izin pulang mau ke rumah boep katanya engga tahunya dia ngadu ke teman-teman TIDAK dikasih makan sama si riwenk padahal malamnya dia makan dengan lahap mungkin karena efek obat tersebut dia tidak sadar apa yang telah terjadi pada saat dalam pengaruh obat itu.

Ø  AKAY ( Irwan Maulana )
      Murid yang paling tua ini adalah alumni dari SLTPN 3 Lw.Liang tidak tahu kenapa dia masuk ke SMA ini paling terakhir murid yang memiliki kadar ke pedean nya di atas si ocix ini selalu mencoba untuk mendekati wanita dengan cara-cara aneh seperti “grepe-grepe” siswa cewek sekelas dan yang sudah dekat pasti dia “grepe-grepe” tapi aneh nya cewek-cewek tersebut tidak akan meraskan kalo dia sedang di pegang – pegang mungkin si akay ini punya ilmu menghilangkan kesadaran seseorang.
Kejadian lucunya adalah ketika dia dengan bangga pamer  sepatu dan celana barunya di sekolah setiap nongkrong dia selalu bilang “MAAF MASIH BARU” dengan nada sambil meledek anak-anak suatu ketika di tengah jam pelajaran guru-guru melakukan razia rutin untuk kedisiplinan  dan kerapihan karena celana si akay terlalu gede di bagian bawah (GOBER)  maka salah satu guru menggunting celana barunya itu padahal celananya itu masih baru pas jam istirahat anak casoes tahu kalo celana baru nya itu di gunting oleh guru maka ketika bertemu si akay semua ngeledekin si akay dan tertawa.

Ø  BOEP ( Taupik  Kurohman )
     Ini dia siswa yang paling di segani dari semua anggota yang lain selain paling tua dia juga memiliki nyali sehingga semua orang menghormati nya padahal orang nya pendiem dan calm dia alumni SLTPN 1 Lw.Liang juga polos dan apa adanya mungkin itu moto dia yang seorang pengagum berat SLANK ini bahkan sampai-sampai di tubuh nya terdapat tato slank yang menempel di bagian anggota tubuh nya, sangar dan brutal mungkin ciri dia tapi di balik itu dia memiliki sisi kelembutan yang mungkin tidak banyak orang ketahui semua terlihat dari cara dia menyayangi wanita selalu menggunakan perasaan tulus dari dalam hati nya.
Kejadian lucu  nya ketika dia mulai mencium ada yang aneh dari sang kekasih nya dia mendengar bahwa pacarnya mulai ada main sama cowok lain dan suatu ketika dia mendatangi cowok yang menjadi orang ketiga itu langsung ke kampungnya setelah bertemu di rumah teman mereka pun berkenalan tapi si boep tidak mengenalkan diri sebagai boep tapi dia mengaku sebagai ocix untuk mengelabuhi cowok tersebut karena cowok tersebut sudah pernah mendengar nama nya boep tapi dia tidak tahu wajah nya mangkanya dengan cerdik si boep mengaku sebagai ocix tapi tetap aja temannya si boep itu selalu keceplosan memanggil nama boep terus di depan cowok itu alhasil ketahuan penyamaran nya.


1.      AWAL PERKENALAN PERSONIL

      Awalnya casoes hanya beranggotakan CHOLAY, POLO, KOEBIL, RIWENK, MONDOY dan BOEP, cholay, polo, koebil dan riwenk bertemu di kelas yang kebetulan mereka ber-4 satu kelas di kelas 1 dan duduk di bangku deretan yang sama sehingga mulai saling kenal satu sama lain dan mulai bercanda bahkan ketika ada acara perkemahan pramuka pun mereka satu regu jadi sudah tidak di ragukan lagi bagaimana keakrabannya mereka semua, berjalan seiringnya waktu mereka pun sudah sering main ke rumah masing-masing .
Kadang juga saling curhat gebetan di kelas seperti si polo yang diam-diam ternyata menyukai wanita satu kelas  tapi dia tidak punya nyali untuk mendekati  apalagi menyatakan cinta nya, dia hanya bisa melihat dan mengagumi dari jauh saja dia selalu bilang wanita itu mempunyai ciri-ciri seperti artis yang bernama TERE, begitu juga si riwenk dia juga mulai menyukai cewek satu kelas nya cewek itu berkerudung  tapi dia juga tidak berani untuk mendekati karena wanita itu telah ada yang memiliki yaitu kakak kelas yang saat itu kelas tiga jadi dia hanya bisa melihat dan memandanginya saja, kalo si cholay dan koebil mungkin juga punya gebetan di sekolah itu tapi mereka tidak berani untuk curhat mungkin karena takut jadi bahan ledekan sama teman-teman yang lain jadi lebih baik mereka simpan saja dalam hati.
Sedangkan mondoy dan boep adalah teman dari SMP sekaligus teman berangkat dan pulang di karenakan mereka berdua memiliki jalur pulang yang sama jadi selalu berdua bersama-sama kadang juga bareng si akay dan delay teman satu sekolah dan sekaligus satu arah pulang mereka selalu menyebrangi sebuah sungai sebelum berangkat maupun pulang sekolah, lebih enak kalau air sungai nya sedang kecil menyebrangi nya tidak perlu buka pakaian semua cukup celana abu-abu celana sekolah saja tapi jika air sungai tidak bersahabat atau sedang banjir mereka harus menyebranginya penuh dengan taruhan dan tenaga jika saja tidak bisa melawan arus nyawa adalah taruhan nya. Pernah suatu ketika pulang sekolah mereka pulang sekolah pada saat air sungai banjir tapi mereka nekat untuk melawan arus padahal waktu itu arus sengat kencang sekali setelah semua melepas pakaian masing-masing mereka mulai melompat ke dalam sungai mencoba menyebrangi sungai yang deras itu satu persatu mereka menyebrangi sungai  di tengah sungai ternyata teman yang bernama delay terbawa arus sungai yang sedang besar itu namun yang lain nya sudah berada disebrang sungai ketika melihat kea rah sungai ternyata delay tidak terlihat mereka semua sudah berfikiran negative tentang nasib si delay tapi tidak lama berselang terlihat tangan yang menjulur ke atas di dekat bebatuan mereka mencoba langsung membantu si delay dan alhamdulilah delay pun selamat dari maut dan dari sejak itu si delay tidak mau lagi pulang menyebrangi sungai tersebut karena takut terulang kembali kejadian naas tersebut.
Kembali ke cerita casoes  setiap pulang sekolah mereka selalu berjalan pulang menuju jalan raya bersama-sama bercanda dan ketawa itulah yang selalu mereka alami setiap harinya begitu selama duduk di bangku kelas satu, di luar hari sekolah pun kami selalu ngumpul apalagi kalau ada konser slank di daerah bogor kami pasti hadir untuk menonton konsernya dengan menaiki mobil bak terbuka dari konser di daerah gunung batu,cibinong, parung, tanggerang dan di PRJ Jakarta. Kejadian lucu sering terjadi di setiap perjalanan kami menonton konser slank apalagi ketika kami datang untuk menonton acara soundrenalin 2004 yang di isi oleh beberapa band papan atas Indonesia karena kami tidak tahu slank manggung hari apa karena acara nya waktu itu dua hari jadi modal nekat berangkat dari bogor dengan modal masing-masing kurang lebih Rp.8.000 kecuali si riwenk yang membawa uang paling besar sebesar Rp.20.000 berangkat setelah pulang sekolah dengan menaiki mobil bak terbuka menuju stasiun bogor setelah itu naik kereta menuju stasiun gondangdia karena kita mampir dulu ke tempat saudara si riwenk yang ada di Jakarta setelah selesai dari situ kita langsung menuju Pekan Raya Jakarta kemayoran dengan menaiki metro mini sampai di PRJ saat itu sore hampir maghrib dan ketika sampai betapa heran nya ketika kami melihat banyak nya bendera dan atribut anak OI (fans Iwan fals) sedangkan kami memakai atribut slank kocak nya melihat kejadian itu kami pun langsung memakai baju terbalik untuk menyembunyikan logo slank yang ada di baju yang kami pakai dari pada kami nyamperin nyawa, hehehe,,,maklum saat itu slankers sama OI adalah musuh dan sering terjadi kerusuhan bila saling bertemu, yang lebih kocak nya lagi ketika kami melintas di depan anak OI yang sedang nongkrong di area PRJ ada diantara mereka yang melihat si cholay memakai celana PRAMUKA dan meneriaki “ MAU NONTON DIDI KEMPOT YA MAS?? “ hahahaha teman nya yang lain pun tertawa menertawai kejadian itu,  kami pun terus berjalan tanpa menghiraukan karena sadar diri melihat masa kami hanya beberapa orang saja. benar hari itu kami salah jadwal ternyata slank manggung di hari kedua dan hari pertama adalah OI dan band-band yang lain nya, nasi sudah menjadi bubur kami sudah jauh-jauh berangkat dari bogor masa harus pulang lagi tanpa melihat acara hari itu tapi apakah mungkin dengan uang yang kami punya bisa masuk sedangkan harga tiketnya saja begitu mahal namun mungkin dewi fortuna sedang mengikuti kami sehingga kami bisa masuk setelah kami di kasih pinjam ID Card untuk masuk GRATIS oleh teman bapak nya si riwenk tapi itu cuma bisa di pakai oleh dua orang saja karena petugas penjaga tiketnya mulai curiga akhirnya kami kembali kan lagi ID Card tersebut tapi tinggal si cholay, polo dan boep yang belum masuk sedangkan si riwenk dan koebil sudah masuk lewat ID Card tapi akhirnya mereka masuk juga melalui pintu jebolan yang di jebol oleh anak-anak OI berkahnya lagi ternyata mendapat beberapa bungkus rokok dari hasil rusuh jebolan tadi, setelah berkumpul kembali kami pun bergegas menuju panggung-panggung di area PRJ itu bernyanyi dan gembira karena tidak sia-sia kami datang jauh-jauh dengan modal sedikit.
Dan kami pun kembali ke sekolah tak terasa sudah mau sampai ke acara kenaikan kelas setelah melalui tes kenaikan biasa nya selalu ada kegiatan seperti lomba dan pertandingan antar kelas setelah semua berjalan seiringnyan waktu liburan sekolah pun sudah berakhir dan saatnya untuk daftar ulang tahapan untuk menuju kelas dua jadi waktu itu tidak ada kegiatan belajar sama sekali tapi dari sinilah awal casoes terbentuk .
Masih dalam situasi daftar ulang mungin karena merasa bebas tidak ada pelajaran sehingga kami mencoba untuk sedikit merayakan kenaikan kelas ini sehingga kita memiliki ide untuk minum bersama-sama , setelah semua uang terkumpul hasil dari patungan dan sebagian hasil malak dari siswa lain akhirnya terbeli lah dua botol minuman intisari waktu itu intisari adalah jamu kesehatan dan sangat laris dan juga memabukan setiap orang pasti meminum intisari selain memabukan harga nya juga masih sangat terjangkau Rp.6000/botol. Setelah semua sudah terbeli kami pun mulai mencari tempat yang enak dan aman supaya tidak ketahuan orang lain kalo sedang minum, dan dapat lah sebuah tempat di dekat setu di atas tanah milik PTPN yang masih di penuhi rumput-rumput, bercanda,tertawa dan minum itulah kejadian saat itu.
-          Nama siswa yang ikut pada saat minum-minum itu:
Doni             Pollo                 Agung
Koebil          Omen ( baru naik kelas 3 )
Mondoy       Boep
Cholay          Riwenk
            Setelah beberapa waktu minum ada anak-anak kecil warga dari kampung sebelah sekolahan ini mereka datang kekerumunan kami yang sedang minum-minum dan meminta sejumlah uang kepada kami jika tidak di beri mereka mengancam akan memberitahukan kegiatan kami itu kepada guru di sekolah, namun kami cuek tidak menggubris ancaman itu dan mempersilahkan laporkan ke guru karena kami mungkin berpendapat mana mungkin mereka berani melaporkan nya. Dan acara minum pun selesai kami kembali nongkrong di pinggir jalan raya depan sekolah beberapa murid yang lain sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing tapi kami masih stay nongkrong d pinggir jalan ketika diantara kami ada yang berteriak lapar ide pun mulai di pikiran untuk makan di kantin tapi ngutang dulu karena kami sudah akrab dengan ibu kantin itu jadi ngutang pun sudah jadi hal biasa bagi kami. Dan bergegas lah menuju kantin yang ada d belakang sekolah kami pun kembali menuju ke sekolah dengan cara berkelompok, kebetulan si riwenk dan koebil menuju sekolah belakangan dan melihat anak kecil yang tadi meminta uang menuju ke sekolah ke ruang guru dengan membawa barang bukti dua kantong plastik bekas minuman dan bungkus-bungkus kacang bekas dorongan nya juga karena melihat kejadian itu si riwenk dan koebil tidak jadi ke kantin melainkan belok masuk kampung di belakang sekolah karena rasa sedikit katakutan bakal ketahuan oleh guru dengan keadaan panik mereka berdua kembali menunggu di jalan raya menunggu kabar dari mereka yang sudah berada di kantin andai saja di zaman itu kami memiliki handphone mungkin sudah memberitahukan ke teman yang lain soal kejadian yang kami lihat tadi tapi apa daya pada saat itu handphone masih jarang yang punya jadi mereka berdua tidak bisa apa-apa.
Yang lain sudah berada di kantin si umi begitulah biasa kami menyebutnya ada yang duduk di dalam dan ada yang duduk di luar tak lama kemudian pa iwan guru sangar itu pun datang menghampiri si mondoy dan menanyakan “ KAMU MABUK YA??? “ dia pun menjawab dengan kata-kata “ENGGA PA…” guru tersebut semakin kesal dengan nada keras beliau bilang “ JANGAN BOHONG KAMU,,,COBA HAAH(menghembuskan nafas) “ setelah mengikuti perintah guru si mondoy pun langsung kena tamparan dari guru itu,,PLAAAKKK begitu kira-kira suara nya dan langsung menyuruh dia untuk ke kantor pa iwan pun mencari lagi anak-anak yang lain nya tapi mereka semua ada yang lari dan mengumpat di dalam WC si umi, namun si boep langung meminum minyak sayur yang ada di dapur si umi dan dia pun dengan pintar membohongi guru itu ketika di tanya oleh guru dia berkelit bahwa dia tidak tahu menahu tapi guru itu tidak mencium bau minuman dari mulut si boep dan guru itu pun cuma membawa si mondoy ke kantor guru.
Di sidang lah dia dikantor guru dan mulai di tanya-tanya akhirnya dia pun mengakui perbuatan nya dan memberitahukan nama anak-anak yang ikut minum tapi dia masih bisa ngeles kalau dia tidak tahu nama-nama asli cuma kenal nama samaran nya aja. Setelah itu guru pun menyuruhnya untuk membawa anak-anak yang minum ke esokan harinya akhirnya nama-nama yang di sebutkan si mondoy itu hadir ke kantor memenuhi panggilan kecuali si boep dan si omen kakak kelas yang memohon kepada anak-anak supaya nama nya tidak di bawa-bawa dengan alasan dia kelas tiga dan takut kenapa-kenapa yang lebih kocak nya lagi dia berani nanggung dosa anak-anak semua asal jangan di bawa-bawa, hehehe,,,sedangkan kalo si boep dia sedang jadi buronan di kampung nya akibat kasus perkelahian jadi dia meminta jangan di bawa-bawa biar tidak menambah repot keluarga nya.
Dengan perasaan dag dig dug kami semua masuk ke ruang guru dan ternyata sudah ada ibu nya si mondoy di ruangan tersebut dan pa iwan dengan sorot mata yang tajam yang siap menerkam seperti harimau yang sedang mengintai mangsanya, satu per satu mulai di tanya dan di sumpah terjadi kejadian lucu anak-anak malah bilang kalo si polo yang ngajak minum otomatis si polo yang jadi tersudutkan dengan pengakuan anak-anak tersebut pa iwan pun mengancam akan mengeluarkan dia dari sekolah tapi si polo memohon jangan di keluar kam, si riwenk yang mengaku minum atas ke mauan sendiri juga ikut tersudutkan karena mungkin dia sudah sering mabuk apalagi pa iwan tahu dari mana dia berasal maklum dia pernah mengajar di MTS sabilil muttaqin yang bertempat di kampung si riwenk mungkin dia sudah bagaimana pergaulan kampung nya itu atau mungkin dia teringat kejadian waktu mengajar di MTS tersebut pernah mua di keroyok oleh murid-murid nya dulu yang berasal dari kampung si riwenk dan yang paling kocak pada saat si cholay yang mulai di tanya dengan penuh marah nya pa iwan kepada si cholay namun apa yang terjadi si cholay malah menangis penuh dengan linangan air mata meminta maaf mungkin anak-anak ketawa dalam hati nya masing-masing melihat kejadian itu seperti di sebuah sinetron azab maling kundang,,hhahahah. Tak kalah kocak lagi ibu nya si mondoy ketika menimpali omongan pa iwan bahwa Intisari itu termasuk NARKOBA dengan kencang dan lantang padahal kan Intisari itu adalah jamu ya mungkin jamu yang mengandung alcohol dan termasuk minuman keras bukan narkoba. Selasai lah sidang itu mereka pun di suruh membawa orang tua untuk datang ke sekolah kecuali orang tua si mondoy yang sudah datang hari itu, dengan perasaan bingung mereka tak tahu harus alasan apa kepada orang tua masing-masing semua buntu tak ada lagi cara nya itu hanya tinggal ke cerdikan masing bagaimana cara menyampaikan nya.
Ke esokan harinya hari dimana akan berakhir semua polemik dan masalah ini yang sedang terjadi  satu per satu datang orang tua mereka yang pertama hadir adalah orang tua si agung dan langsung menuju ke sekolah setelah beberapa jam orang tua nya pulang dengan wajah penuh kesal yang tak tertahan kan, lalu orang tua si doni sama seperti orang tua si agung entah apa yang di bicarakan oleh guru kepada orang tua nya lalu orang tua si koebil dan terakhir orang tua si polo yang datang kami sambut orang tua nya di depan sekolah mencium tangan setelah itu beliau menuju ke sekolah selang bebrapa jam beliau pulang dan kembali kami menemui nya dengan raut sedih bercerita kepada kami dan kemudian beliau langsung pulang dengan menaiki angkot, kami pun langsung menanyakan kepada si polo bagaimana ngomong ke orang tua nya supaya datang ke sekolah betapa kocak nya dia bilang ada rapat orang tua di sekolah padahal bukan rapat tapi kasus minuman,,hadehhh anak-anak cuman bisa ketawa, yang selamat cuma si riwenk yang tidak membawa orang tua ke sekolah dia hanya bisa tersenyum bebas,,maslah pun selesai dan tidak ada diantara kami yang di keluarkan atau di pindahkan dari sekolahan ini sujud syukur kami panjatkan karena mungkin kami masih bisa bersama-sama menempuh pelajaran di kelas dua.
Tapi masalah tidak selesai begitu saja nama-nama kami mulai di cap jelek tukang mabuk sehingga guru-guru yang lain tahu kejadian ini, pembagian kelas pun mulai di berlakukan kami pun di pisahkan kelasnya biar tidak satu kelas walaupun tidak satu kelas tetap saja kami mengumpul nongkrong bersama bahkan jadi lebih semakin dekat seperti keluarga tapi sayang nya kami selalu jadi bahan ledekan guru apalgi pa iwan yang tahu kejadian nya setiap pelajaran nya pasti kami selalu kena ledekan nya dan menjadi bahan ketawa anak-anak di kelas sehingga mereka tahu bahwa kami ini adalah siswa yang suka mabuk. Begitu setiap pelajaran pa iwan dia selalu memperagakan gaya orang mabuk di depan kelas ketika mengabsen diantara kami tapi anak-anak di bawa enjoy aja beginilah kita polos dan apa adanya.

2.      KISAH DI BALIK NAMA CASOES
        Memasuki transisi dari kelas satu menjadi kelas dua adalah ketika kami harus bangun pagi untuk berangkat kesekolah karena dari kelas satu kita masuk sekolah jam siang sehingga pagi-pagi masih bisa tidur puas tidak ada kata bangun pagi untuk berangkat ke sekolah. Tapi sekarang sudah berbeda kami harus bangun pagi dan menjalani upacara pengibaran bendera yang tidak pernah kita alami waktu masih kelas satu ada sih waktu kelas satu upacara penurunan bendera setiap sabtu sore itu pun cuaca nya adem tidak panas ketika upacara pengibaran bendera di pagi hari, mau tidak mau kita harus mengikuti dan mentaati peraturan sekolah untuk ikut upacara pengibaran bendera di setiap hari senin pagi sebelum jam mata pelajaran pertama namun kadang juga diantara kami ada yang tidak mengikuti upacara sehingga masuk ketika selesai upacara baru masuk ke kelas kadang kalau sedang apes kita kena razia upacara sehingga di panggil guru dan menjalani sanksi yang di berikan oleh guru seperti mengepel lantai, hormat di lapangan dan lain-lain.
Begitu juga ketika jam pulang sekolah panas terik matahari membuat kami malas untuk pulang sehingga kami selalu nongkrong di kantin setelah pulang sekolah bisa sampai berjam-jam kami di kantin setelah cuaca bersahabat baru kami lanjutkan nongkrong di pinggir jalan apalagi saat itu ada warung yang kecil yang membuat ingin berlama-lama nongkrong di warung tersebut apalagi pemilik warung itu sangat baik dan akrab sama anak casoes pemilik warung itu bernama aa bawing dan si teteh begitulah kita sering memanggilnya ada lagi adik nya aa bawing yang sering bergantian menjaga warung nya yaitu aa bono. Aa bawing dan aa bono adalah orang yang mungkin udah punya nama di daerah cigudeg sehingga orang-orang disana seakan menghormati nya di warung ini lah jadi tongkrongan yang paling mengasyikan terletak di bawah pohon besar di samping pangkalan ojeg kami sering menghabiskan waktu karena di warung ini menjual jamu intisari dan kami pun dapat dengan mudah mendapatkan nya bila tidak bisa membeli satu botol disini jual pergolas dan ketika tidak punya uang kadang suka di kasih juga atau ngutang hehehe,,di warung ini lah surga nya casoes. Selain di warung itu kita juga sering nongkrong di studio music BS yang terletak di sebrang setu studio ini merupakan tempat kami nongkrong sekaligus iseng menyalurkan hobi dan bakat kami dalam bermusik sehingga kami sering main band di studio tersebut membawakan lagu-lagu slank, dan ketika ada acara seperti kartinian dan acara band antar sekolah se-bogor barat di sekolah kami menjadi band pengisi acara ketika band kami tampil membawakan lagu slank yang berjudul ku tak bisa semua siswa dan guru semua terbawa suasana oleh lagu itu semua menikmati dan menghayati banyak komentar yang positif dari mereka bahkan si riwenk pun sampai di kasih bunga oleh seorang guru ketika sedang di atas panggung. Tapi ada kejadian yang membuat acara ini terhenti di karenakan terjadi kerusuhan ada oknum sekolahan lain yang membuat onar yaitu dari sekolahan SMK PERTIWI ( PEWE ) dan disinilah mulai terjadi permusuhan antara SMA kami dan SMK PERTIWI berlanjut sampai ke luar sekolah.
Setiap hari begitu terus dan begitu sehingga kami terbiasa menjalani hari-hari menjadi kelas dua walaupun masuk pagi kami tetap pulang seperti kelas satu pulang maghrib kadang malam apalagi kalo sudah hari sabtu semua merasa bebas karena besok nya hari libur.
Sesekali kita bergantian menginap dirumah-rumah personil saling bergantian kecuali dirumah si mondoy boleh menginap saat rumahnya kosong kalau ada orang tuanya bisa -bisa baru kelihatan genting rumah nya aja kita sudah di usir. Apalagi ketika si boep jadi buronan di kampung dia selalu menginap berpindah-pindah tempat ga tentu dan suatu hari kita semua menginap di rumah si cholay kita selalu nginap dan tidur diatas di lantai dua rumahnya yang berada di daerah leuwiliang dekat sungai yang bernama cigatet, di rumah si cholay banyak barang-barang dagangan yang tidak terpakai tersimpan di gudang dan kami pun mencoba mencari-mencari barang mudah-mudahan ada barang yang masih bisa kami pakai setelah mengacak-acak akhirnya kami menemukan beberapa dompet berwarna loreng TNI yang bertuliskan KOPASUS dan lambang nya disini lah kami mulai mempunyai ide untuk memakai dompet samaan dan sambil mencari nama yang pas buat identitas gank ini akhirnya inspirasi muncul dari nama KOPASUS yang di acak-acak huruf nya menjadi KASUS nama ini juga di sepakati karena kejadian kasus minum waktu sebelumnya dan supaya lebih keren lagi di bentuk tulisan CASOES di tambah pula angka di belakang nya diambil dari tanggal ketahuan minum yaitu tanggal 12 bulan 7 ( Juli ) tahun 2004 dn jadilah CASOES 1274.
Dari sini juga kami mulai eksis untuk mempopulerkan nama CASOES di lingkungan sekolah dan di luar sekolah, gerakan-gerakan untuk mengenalkan nama casoes pun di lakukan melalui corat-coret di dinding kelas, kantin, tempat nongkrong dan jalanan. Namun kami tetap menaruh respect kepada kakak kelas di atas kami mereka juga mempunyai nama gank juga yaitu GRUP OYAG yang waktu itu sudah terkenal mereka juga welcome kepada CASOES jadi sering kita nongkrong sambil ngopi bareng di kantin bahkan menjadi akrab antara personil masing-masing, dan ketika acara pelulusan corat-coret kelas tiga casoes pun di ajak untuk ikut corat-coret naik mobil bak terbuka padahal kami waktu itu masih kelas dua tapi karena saking akrab nya  jadi tidak ada masalah dan dari sini lah kami belajar jika nanti kami menjadi kelas tiga jangan menjauhi adik-adik kelas di bawah kita tapi rangkul lah karena kalau kita akrab dengan angkatan yang lain nya maka kekuatan sekolah ini akan lebih kuat karena saling membantu.
Kembali ke casoes semua orang mulai mengetahui nya karena kami selalu kumpul di kantin belakang sekolah dan kemana-mana selalu bersama, disini nya juga si ocix pertama masuk casoes karena si boep menginap di rumah nya sehingga si ocix semakin kenal dekat sama personil yang lain dan dia juga orang nya cepat dalam beradaptasi karena ke kocakan dan keanehan dengan gaya It’s Magic nya yang meniru joget-jogetnya di film india. waktu itu dia paling kelas nya paling pisah sendiri tidak ada anak casoes yang satu kelas dengan nya tapi dia orang nya asik selalu jadi bahan ledekan dan ketawa anak-anak dari mulai gaya joget nya pokok nya dia orang yang selalu bikin ketawa apalagi kalau di ajak mabuk dia yang orang pertama yang cepat nembak/muntah mungkin karena belum terbiasa.
Mungkin karena sering melihat si ocix nongkrong sama anak casoes ada teman satu kelas nya ingin seperti si ocix gabung ke casoes temanya itu bernama ANDI, andi adalah siswa yang terlihat baik cool dan calm dia juga memiliki sifat playboy yang ingin semua wanita dia dapatkan, mungkin gampang bagi dia mendapatkan wanita wajah oke lah dia juga berangkat ke sekolah selalu menggunakan motor sedangkan waktu itu masih jarang yang membawa motor ke sekolah. Tapi tetap semua yang masuk casoes haru siap jadi bahan ledekan karena sudah terbiasa bagi kami saling ledek jadi harus punya kuping tebal begitupun si andi dia juga sjadi bahan candaan anak-anak dan si ocix pun mulai berbicara kepada kami bahwa ada teman satu kelas nya yang ingin ikut gabung bersama casoes dan kami pun semua welcome silahkan jika ada yang ingin gabung dan akhirnya si ocix pun mengajaknya untuk nognkrong bareng.

Ketika kami kelas dua kami selalu pulang bareng ketika kelas satu bubaran sekolah yaitu jam 5 sore sedangkan kami dari pagi berangkat ke sekolah karena keseringan nya nongkrong jadi sudah terbiasa namun dari sini juga anak-anak kelas satu jadi kenal sama kami dan gabung nongkrong bareng semakin akrab dan kenal satu sama lain waktu itu kelas satu nya muncul nama-nama seperti si Badoey, Gabel, Ebit dan triple L ( Tompel, Togel dan Botol) dll. Mereka yang selalu nongkrong dikantin mau pun diluar kantin. Pernah waktu itu main di luar jam sekolah ketika itu malam minggu kami casoes sedang main di kampung si riwenk di panjaungan tak sengaja bertemu dengan grup triple L mereka ini selalu bertiga kemana-mana seperti ban becak, setelah bertemu kami pun mengobrol di tengah obrolan si tompel melihat orang yang pernah meneriaki nya monyet di jalan daerah pondok bujang mulai lah disitu kami melabrak nya bareng-bareng setelah itu terjadi pengeroyokan yang kami lakukan sedangkan mereka hanya berdua di sebuah jembatan pinggir jalan kami memukuli nya sedangkan teman yang satu nya tidak tahu apa-apa mencoba untuk memisahkan namun dia juga terkena pukulan anak-anak tak selang beberapa lama kejadian itu jalanan pun menjadi macet dan mobil patroli kebetulan lewat akhirnya kami pun lari ke segala arah dan kembali berkumpul di suatu tempat. Ternyata tak berhenti di situ beberapa hari kemudian orang yang kita keroyok datang ke sekolah bersama teman sekampung nya mencari anak-anak untungnya semua sudah tahu jadi semua kabur lebih dulu dan akhirnya tidak terjadi apa-apa, yang paling kocak kebetulan teman kami yang bernama ale tinggal di pondok bujang satu kampung bersama orang yang kami keroyok ketika itu si ale mengadu ke kami kalau teman nya di keroyok sama anak SMA ini dan dia tidak tahu kalo kami lah yang telah mengeroyok teman nya tapi kami pura-pura tidak tahu dengan masalah ini dan dia pun percaya tapi lama kelamaan dia tahu juga bahwa yang mengeroyoki teman nya adalah kami dia cuma bisa dongkol dan kami hanya bisa tertawa..hehehe.


3.      KISAH CINTA PERSONIL CASOES
        Badung, bengal, biang rusuh dan pemabuk begitulah ciri khas casoes yang telah di cap guru maupun siswa yang lain mungkin kalau melihat dari kelakuan-kelakuan kami di sekolah terlalu parah dan tidak ada baiknya sama sekali tapi di balik itu banyak orang yang tidak tahu sebenarnya ternyata casoes juga punya hati dan cinta,,mungkin benar orang bilang masa-masa SMA adalah masa paling indah dan mengenal nama nya cinta yang takkan terlupakan begitulah kata-katanya sebab casoes sendiri juga merasakan nya.
Yang mungkin pertama merasakan cinta lokasi itu si mondoy dia berpacaran dengan seorang kakak kelas angkatan pertama ini bisa di bilang tomboy dan  perokok tapi walaupun begitu dia sangatlah baik waktu itu dia masih kelas satu  kejadian ini sebelum terbentuknya casoes jadi tidak terlalu ramai orang mengetahui nya karena tidak berapa lama jalinan asmara ini berlanjut.
Setelah kelas dua si mondoy mempunyai pacar yang sangat cantik satu angkatan dengan dia tapi terlihat lebay dalam segi berjalan dan berbicara nya jadi banyak pro dan kontra tentang hubungan ini akhirnya tidak beberapa lama putus juga, nama nya sifat playboy mungkin tidak bisa berlama-lama sendiri selalu saja ingin ada teman dan penyemangat untuk di sekolah sehingga dia mendekati seorang murid baru yang pindahan dari tajur yang memiliki body yang sangat woow,,semok nya pun tidak ketulungan tapi cewek ini sangat baik dan asik bisa di ajak ngumpul bareng dan nongkrong bareng tidak merasa risih jika ngumpul bareng dengan anak-anak casoes yang lain nya sehingga cepat akrab dan kisah cinta ini berlanjut sampai lulus sekolah tapi sayang setelah beberapa tahun bersama akhirnya putus juga nama nya jodoh seperti rambut poni nya andika kangen band mau di paksain kaya gimana juga tetap aja tidak cocok.
Begitu juga dengan si boep dia memiliki pacar yang cantik dan centil yang sangat dekat dengan anak-anak casoes karena saking dekat nya anak-anak sering di ajak main ke rumahnya yang berada di daerah muncang, makan dan ngeliwet bareng sering kita alami dimana pun itu tempatnya dia selalu ikut hadir kemana pun casoes ada acara orang nya sangat baik tapi sayang mungkin karena kecentilan nya itu akhirnya mereka putus gara-gara ada orang ketiga dan si boep pun pernah bertemu dengan orang ke tiga yang merusak hubungan itu frustasi dan galau juga di rasakan si boep yang begitu sangat mencintai nya tapi kembali lagi kepada jodoh mungkin bukan jodohnya, setelah itu si boep akhirnya mendapatkan wanita yang mungkin hampir mirip dengan mantan nya yang kemarin dari segi fisik tapi bedanya dia adik kelas yang berkerudung yang biasa anak-anak bilang GADIS RIMBA ya mungkin karena rumahnya yang berada dia atas gunung di daerah cirangsad setelah menjalani nya akhirnya putus juga.
Si riwenk yang sedang galau akibat perpisahan nya dengan wanita satu kampung nya akhirnya mencoba membuka hati dan mencari cewek di sekolah akhirnya mendapatkan seorang cewek berkerudung yang pendiam cewek itu juga sebenarnya asik bisa di ajak main kemana-mana asal ada temannya namun karena kesibukan nya di eskul paskibra akhirnya dia jarang ikut ngumpul dan susah untuk bertemu nya yang lebih tragis lagi ternyata dia dekat sama cowok lain si riwenk pun langsung berbicara ke cowok itu dan ternyata ceweknya itu mengaku kepada cowok tersebut bahwa dia tidak punya pacar dengan kecewa akhirnya si riwenk menitipkan ceweknya kepada cowok itu dan meninggalkan ceweknya itu tanpa ada kata putus. Tapi setelah beberapa waktu si riwenk mendapatkan cewek adik kelas berkerudung yang sangat baik tapi karena si riwenk keburu lulus dan harus bekerja di Jakarta akhirnya dia memutuskan nya dan si riwenk pun sadar bahwa dialah yang salah sampai sekarang.
Lain cerita dengan si ocix dia cowok yang memiliki kisah cinta yang sangat tragis ketika dia mencintai seorang cewek adik kelas yang anak-anak sering ledekin tapi si ocix terus mengejarnya dan pada akhirnya dia menyatakan cinta tapi sayang cewek itu tidak memberikan respons awal-awalnya tak kenal lelah si ocix terus mendekati ketika anak-anak penasaran kisah cinta nya anak-anak mulai bertanya-tanya kepada si ocix dan dengan enteng nya dia menjawab BELUM DI TOLAK,,,padahal yang kami tahu dari seseorang katanya sudah di beri jawaban di tolak namun si ocix terus mendekati nya akhirnya mungkin si cewek itu mulai berfikir atau dengan alasan apa akhirnya mereka jadian namun selang beberapa hari kemudian ternyata putus kami pun berfikiran mungkin cewek itu kasihan kepada si ocix,,hehehe dari sini lah si ocix mulai galau dan suka mabuk frustasi.
Lebih aneh lagi dengankisah cinta si polo cowok yang begitu pendiam dan dingin sama cewek ternyata adacewek yang menyukai cewek ini adalah teman dari pacar yang pertama si boep dia aktif mendekati si polo entah kenapa dia sangat agresif sehingga selalu meminta saran dan kabar kepada anak-anak, cewek ini tidak terlalu jelek amat lah dia memiliki ukuran dada yang woow yang membuat setiap lelaki pasti ingin menikmatinya tapi emang dasar nya si polo type pendiam jadi dia tidak merespons walaupun anak-anak selalu memberi masukan tapi tetap saja dingin, alhasil cewek nya yang lebih agresif dan menyatakan cinta duluan mungkin karena omongan anak-anak akhirnya si polo menerima cinta cewek itu dan jadian lah mereka berdua namun namanya orang dingin tetap aja walaupun ceweknya agresif dia tetap dingin andai saja cowok lain mungkin sudah dapat apa saja dari cewek itu suatu ketika liburan lebaran kami mengadakan acara ke pantai dan berpasang-pasangan si polo dan ceweknya itu ikut semua pasangan mulai bermesraan berpelukan dan berciuman tapi tidak dengan pasangan ini padahal ceweknya udah sangat agresif ingin berpelukan dan berciuman tapi si polo malah cuek dan tidak merespons malah dia tinggal pergi ke pinggir pantai bermain ombak mungkin kecewa dan merasa tidak di inginkan akhirnya mereka putus juga di sekolah.
Si akay juga seorang playboy dengan keberanian nya dia memiliki pacar sekaligus dua yaitu adik kelas sama wanita satu kelas nya jam pacaran pun di gilir di bantu oleh jam masuk sekolah yang berbeda antara dua cewek ini jadi dia gampang mengatur nya tapi sepandai-pandai nya menyimpan bangkai akhirnya tercium juga begitulah kata pepatah dan ini terjadi kepada si akay akhirnya kisah cinta segitiga nya terbongkar walaupun terbongkar tapi tetap si akay mencoba mendekati mereka lagi dengan cara baik-baik dan akhirnya putus juga.
Kisah si cholay lebih naas dia mencintai wanita dari sekolah lain namun ternyata wanita itu adalah pacar dari teman nya sendiri tapi walaupun begitu wanita itu tetap merespons seperti member harapan sampai mau ikut main sama anak-anak ketika ngumpul anak-anak si cholay dan wanita itu terlihat sangat dekat dan akrab seperti orang berpacaran mereka berdua berlari saling kejar kesana kemari den sesekali mengumpat di belakang pohon kejadian ini seperti di film-film india dan ketika acara ke pantai pun si cholay menulis nama wanita tersebut di atas pasir pantai dan memotretnya mungkin begitulah cinta deritanya tiada akhir pantas mawakili perasaan nya.
Sedangkan si koebil dia mungkin punya hasrat untuk mempunyai pacar di sekolah tapi karena saat itu dia sudah memiliki pacar di kampungnya jadi dia masih menjaga kesetian nya namun suatu ketika setelah kami semua habis bermain dari daerah jasinga kami melihat pacarnya itu berboncengan dengan laki-laki lain dengan penuh amarah di bakar api cemburu dia pun meminta anak-anak untuk memberhentikan pacarnya itu di jalan raya depan sekolah tapi sebelum itu dia meminum intisari padahal dia adalah orang yang jarang sekali untuk meminum begituan tapi karena rasa cemburu akhirnya dia minum juga, setelah memberhentikan mereka berdua kami semua mulai rusuh terhadap laki-laki itu dan mempereteli aksesoris yang berada di motornya laki-laki itu pun terlihat takut dan tidak bisa apa-apa sedangkan si koebil sedang rebut dengan pacarnya setelah tenang akhirnya mereka berdua kembali berjalan menaiki motor yang sudah di preteli anak-anak dan keesokan harinya ternyata kami mendapat kabar bahwa laki-laki tersebut adalah saudaranya pacar si koebil dan si koebil pun menyesali sudah minum intisari kemarin tidak tahunya saudara nya hahahaha,,,kami pun tertawa.

4.      CASOES DAN ROMZAH
     Casoes dan Romzah adalah sebuah gank yang mungkin mempunyai nama di kalangan sekolah dan satu angkatan namun beda nya Romzah para personilnya beranggotakan kaum hawa atau wanita yang mungkin terkenal dengan kenakalannya namanya saja  ROMZAH yang di singkat dengan nama ROMBONGAN ZAHAT mereka memeliki personil sebagai berikut :
-          Eka                    - Risma
-          Iya                     - Santi ( mamah )
-          Inong                - Septa
-          Iyung                 - Vivi

Mereka merupakan gank wanita yang mungkin sangat mempunyai pengaruh di sekolah mereka juga pernah rebut dengan gank wanita adik kelas gara-gara masalah sepele. Mereka terbentuk karena adanya pertemanan satu kelas di waktu masih kelas satu jadi sama seperti casoes sering ngumpul dan main bersama.
Bertemu nya casoes dan romzah tidak lain karena masing-masing personil ada yang satu kelas dan ada yang sudah kenal sejak lama sewaktu SD dan SMP jadi gampang saja untuk berteman nya. Karena sering ikut nongkrong juga akhirnya terbawa sampai keluar sekolah tapi yang anehnya walaupun sering bersama-sama tidak ada antara personil untuk saling mencintai mungkin karena sudah merasa dekat jadi tidak mungkin ada rasa antar masing-masing personil padahal kita sering kumpul bahkan acara liburan pun kita sering ke puncak bareng-bareng. Suatu ketika kita semua mengadakan acara liburan ke puncak dengan modal seadanya kita liburan dengan menyewa mobil berangkat dari rumah si eka sore-sore setelah semua kumpul dan perbekalan pun sudah siap akhinya kita berangkat dan sambil berjalan di tengah perjalanan anak-anak casoes pun membuka minuman dan membakar daun ganja semua kaca di tutup rapat dan asap nya pun berkumpul didalam akhirnya semua menghisap asap tersebut namun anak romzah tidak menyadari nya mereka hanya berbicara “ KENAPA JADI LAPAR BEGINI “ casoes pun cuma bisa ketawa mendengar perkataan tersebut mungkin karena efek nya mulai terasa oleh semua penumpang yang berada di dalam mobil itu.
Sesampai nya di puncak hari sudah malam kita istirahat di mesjid Atta’awwun puncak dan membeli makanan sambil istirahat, karena waktu sudah malam kami pun menyewa vila dadakan untuk beristirahat sewtelah mencari akhirnya dapat juga vila yang tidak terlalu mahal tapi lumayan cukup buat kami tidur pun kami bareng-bareng tapi tidak terjadi apa-apa walaupun cuman megang-megang dikit itu hal wajar karena faktor cuaca yang dingin dan mungkin untuk saling menghangatkan saja setelah paginya kami pun selesai dan bersiap-siap jalan-jalan sambil sekalian pulang.
Banyak cerita yang kita lalui bersama pada saat itu bahkan pada bulan puasa pun kami ngeliwet di siang hari di rumah si inong mungkin karena anak romzah sedang datang bulan jadi mengajak anak casoes untuk ngeliwet casoes kalau masalah makan-memakan pasti datang tidak mungkin tidak datang, semua selesai tinggal makan saja ternyata warga kampung di rumah si inong berteriak “ SAHURRR “ kami hanya bisa tertawa dan melanjutkan nya.
Pertengkaran antara casoes dan romzah pernah terjadi yang entah kenapa waktu itu anak-anak romzah menjadi diam kepada anak casoes tidak seperti biasa nya setiap anak casoes, namanya anak casoes walaupun begitu juga tetap cuek aja dan tidak beberapa lama pun kembali akur lagi.
Yang aneh nya ketika semua wanita-wanita yang dekat bareng casoes selalu di anggap engga bagus sama anak romzah walaupun begitu tetap masukan dari anak romzah juga sangat berharga. Dan ketika ada diantara anak romzah yang memiliki pacar seorang bandar kami dengan mudah mendapatkan barang tanpa susah payah harus membelinya mereka selalu membawa nya untuk kami dan pernah waktu itu kelas tiga jam pelajaran telah selasai namun waktu itu ada jam tambahan di karenakan untuk menghadapi tes ujian nasional ternyata anak romzah membawa barang tersebut dan memberikan nya ke kami setelah jam pelajaran kami pun langsung ke belakang sekolah di belakang kantin memakai barang tersebut bareng-bareng setelah asyik dan efek nya mulai terasa jam pelajaran tambahan pun di mulai kami masuk ke kelas dengan pengaruh barang tersebut yang kocak nya si boep malah salah masuk kelas dia jadi ikut belajar bersama kami dan di kelas itu tidak ada henti-hentinya kami tertawa mungkin karena efek nya, anak romzah cuma bisa memberitahu kami untuk control karena mungkin takut ketahuan guru yang sedang mengajar di depan.
Begitulah romzah casoes sampai sekarang pun masih bersama walaupun sempat hilang kabar setelah lulus sekolah karena sibuk dengan kesibukan nya masing-masing dan bertemu setelah semua berubah romzah pun sudah mempunyai anak karena demi tetap adanya kebersamaan kami pun mengadakan arisan tapi ujung-ujung nya malah paceklik hehehe,,, “ this is small family “

5.      KELAS YANG RAMAI
     Kelas tiga di kelas ini semua siswa dan siswi harus mulai menentukan kelas yang menurut nilai dan kemampuan dalam mata pelajaran, di kelas tiga ini sekolah memberlakukan pembagian kelas menjadi dua jurusan yaitu kelas IPA dan kelas IPS di nilai dari rata-rata nilai raport dari bermacam-macam mata pelajaran dan ini juga seluruh sekolah nasional di bagi menjadi bebagai macam jurusan tapi mungkin karena di sekolah ini masih terbilang baru jadi cuma hanya ada dua jurusan saja.
Setelah semua dinyatakan naik kelas satu persatu mulai di tanya untuk mengambil jurusan yang siswa – siswi inginkandan kelas pun di bagi menjadi empat kelas yaitu IPA 1, IPA 2, IPS 1 dan IPS 2. Setelah semua memilih sesuai kemampuan dan keinginan masing-masing akhirnya terbentuk lah kelas yang sesuai keinginan masing-masing, begitu juga casoes dan romzah kita harus memilih sesuai keinginan kami dan akhirnya kita memilih untuk menempuh jurusan IPS walaupun kelas IPS selalu di anggap kurang bagus dan menjadi anak tiri tapi kita tetap dengan pendirian namun guru pun ada yang menawari untuk mengambil jurusan IPA kita tetap tidak berminat karena kita berfikir bahwa kelas IPA adalah jurusan orang-orang baik kalau pintar belum tentu mereka pintar bisa saja kita lebih pintar dari mereka.
Pembagian kelas telah selesai dan ternyata casoes romzah bertemu di satu kelas yang sama yaitu kelas IPS 2 kecuali si boep, polo, akay dan andi, si polo dan boep mereka berdua mendapatkan kelas IPS 1 walaupun mereka berdua sebenarnya ingin pindah ke kelas IPS 2 namun guru melarang nya karena mungkin tahu bagaimana jadinya kalau kita di satukan semua dalam satu kelas sehingga tidak jadilah mereka pindah tapi mungkin karena ada mantan nya si boep di kelas IPS 2 jadi si boep mengurungkan nya mungkinn,,hehehe.
Sedangkan kalau si akay dan andi mereka berdua memilih untuk masuk jurusan IPA mungkin ingin menjadi orang benar tadi nya si akay sudah masuk kelas IPS 1 tapi dia meminta pindah menjadi keals IPA karena alasan mau masuk ABRI/TNI jika kelak sudah lulus dan akhirnya di perbolehkan oleh guru dan menjadi anak IPA yang paling badung diantara yang lain nya.
Di kelas baru ini pun terjadi pemilihan ketua kelas dan wakil nya kandidatnya pun muncul nama ocix dan cholay setelah melalui voting akhirnya si ocix yang terpilih menjadi ketua kelas dan si cholay wakilnya setelah berjalan beberapa hari terjadilah revolusi reformasi jabatan si ocix di kudeta oleh pa iwan yang notabene adalah kakak ipar si cholay yang menurunkan jabatan si ocix sebagai ketua kelas dan mengangkat si cholay menjadi ketua kelas baru mungkin disini terdapat unsur KKN yang terjadi tapi akhirnya semua menerima keputusan ini dan si ocix Cuma bisa menggerutu saja.
Semakin banyak teman baru yang mulai dekat dengan casoes dan bergabung karena mungkin satu kelas jadi kita merasa dekat seperti si ALE cowok ganteng tapi idiot song ini (begitulah casoes memanggilnya) yang mulai akrab dengan kami di kelas tiga ini mempunyai penyakit alergi sesuatu dan efek nya badan dia sering bentol-bentol, ALBHET cowok asal bolang ini sama idiot song nya seperti si ale dia selalu jadi bahan candaan anak-anak, ABUY murid pindahan yang langsung ke kelas tiga ini memiliki badan yang sangat besar/gendut mirip bos dia sangat tajir ketika anak-anak yang lain belum mempunyai handphone dia malah ke sekolah membawa handphone yang panjang dan besar dia juga masih saudara dari si albhet pernah ketika dia ultah kita di ajak ke puncak menginap di vila semua biaya dia yang menanggung dan disana juga ada keluarganya seru dan ramai disana banyak kegiatan yang kita lakukan bersama disana tapi ada kejadian yang lucu ketika kita mulai becanda memakai bahasa asal-asalan dan si polo menterjemaahkan nya juga asal-asalan kareana asal-asalan itu ada diantara kami yang merasa tersinggung dan langsung cemberut seketika itu candaan mulai berhenti tapi ketawa tetap jalan terus, sampai berenang di kolam renang pun sambil becanda sampai-sampai air kolam yang jernih berubah warna menjadi keruh karena anak-anak setelah main bola di halaman vila langsung loncat ke kolam mangkanya air nya jadi keruh tinggal penjaga vila nya geleng-geleng kepala untuk membersihkan nya.
Di awal-awal sekolah semua berjalan lancar apalagi pada saat itu ada banyak guru-guru baru yang masuk dan masih single belum ada yang bersuami kami pun jadi bisa leluasa untuk bercanda nya dengan guru, suatu hari datang guru mata pelajaran ekonomi baru mengajar hari itu dan masuk ke kelas kami karena kami mendapat bocoran bahwa itu guru baru dan kami pun mulai mempunyai ide untuk mengajak bercanda strategi pun mulai di jalankan kami membuat formasi orang yang paling berani dan kocak duduk di bangku paling depan terpilih lah si mondoy, ocix dan riwenk untuk duduk di bangku paling depan, guru baru pun masuk dan mulai memperkenalkan diri di depan kelas si mondoy, ocix dan riwenk pun mulai beraksi menanyakan yang aneh-aneh apalagi ketika pertanyaan nya yang menyangkut yang porno-porno sehingga anak-anak sekelas pun tertawa dan akhirnya guru itu pun mengatakan lupa materi yang ingin di sampaikan nya sampai jam pelajaran berakhir gara-gara kebanyakan ketawa dan dari situ guru tersebut mulai akrab dan mengenal mereka memanggil dengan nama samaran bukan nama asli.
Namun seiringnya dengan waktu guru itu mulai mencoba mencari perhatiaan sekolah sikapnya pun mulai tidak asik lagi sehingga anak-anak mulai tidak senang dengan guru tersebut dan mulailah nama panggilan “ BU KEONG ” yang menjadi ciri khas buat guru itu di karenakan cara memakai kerudung nya itu yang mirip rumah keong sehingga di panggilah bu keong, apalagi ketika terjadi kasus yang menimpa si riwenk yang di adukan oleh guru itu ke pa iwan cuma gara-gara setelah jam isitirahat si riwenk membawa kartu remi padahal kartu itu cuma untuk iseng-iseng aja tapi gutu itu tidak ada toleransi dan langsung mengadukan nya si riwenk pun di panggil ke kantor guru dan bertemu pa iwan di depan kantor guru si riwenk pun di caci maki habis-habisan dan di lempar kartu remi oleh guru itu dari kejadian ini lah casoes romzah mulai tidak respect ke bu keong ini bahkan anak-anak yang lain juga ikut-ikutan tidak respect apalagi si riwenk setiap pelajaran guru tersebut dia selalu berpura-pura tidur dan tidak menanggapi nya sampai dia lulus.
Ada juga guru yang kami kasih julukan “ PA VAMPIRE “ beliau seorang guru laki-laki yang memiliki wajah sedikit unik dan lucu mirip vampir di film-film china beliau  juga pernah bercerita kalau beliau pernah ikut demo dan pernah di pukulin polisi dan kami pun mulai menduga-duga jangan-jangan mukanya menyon begitu akibat di pukuli polisi waktu ikut demo hahahah,,,yang lucu nya ternyata beliau menyukai si risma anak romzah tapi si risma malah ketakutan.
Banyak cerita di kelas ini dari murid sampai guru yang ngambek tidak ingin mengajar lagi di kelas ini wali kelas pun sampai nangis memikirkan para murid kelas IPS 2 yang susah di atur dari segi kerapihan dan absensi semua terjadi di kelas ini tapi walaupun begitu dari segi kekompakan tidak bisa di ragukan lagi.
Sering nya ada razia kerapihan rutin di kelas seperti baju, celana dan rambut semua di periksa tak jarang diantara kami selalu ada yang terjaring razia tersebut sampai-sampai guru pun bosan melihat yang terjaring kami lagi pernah ketika ada razia antara kami ada yang memakai sepatu yang berwarna dan kami pun mencoba mengelabui guru dengan bertukar sepatu sebelah-sebelah antara sepatu hitam dan yang berwarna putih karena kami melihat guru tersebut memeriksa hanya sebelah sepatu saja dan akhirnya kami pun selamat tidak kena razia setelah itu kami hanya bisa tertawa.
Di kelas tiga kami selalu merangkul adik kelas di bawah kami sehingga tidak terlihat jarak antara kelas tiga, kelas dua maupun kelas satu semua menjadi satu saat berkumpul karena dengan begitu kami bisa mengumpulkan kekuatan lebih banyak jika suatu saat ada sekolah lain yang menyerang ke sekolahan kam tapi jika masih mampu kami layani tak perlu berramai-ramai menhadapinya cukup casoes saja  maklum waktu itu ternyata anak pertiwi masih penasaran terhadap sekolah kami atas kejadian waktu itu, surat kaleng pun datang kepada kami dari sekolah pertiwi dan sampai di tangan kami isi surat tersebut mereka mengajak kami untuk bermain bola di lapangan dwikora cigudeg tapi kami tidak langsung percaya begitu saja pasti ada maksud lain di balik surat tersebut mungkin mereka mengajak tawuran di lapangan tersebut karena mereka takut dan tidak berani datang ke sekolah kami karena kebetulan masa di dekat sekolahan kami seperti tukang ojeg selalu ikut membantu jika ada sekolah lain datang dari situ mungkin mereka berfikir tidak aman untuk menyerang langsung kesekolah mangkanya mereka berpura-pura mengajak bermain bola di lapangan dwikora.
Kami mulai mengumpulkan masa memberitahukan ke semua anak-anak untuk kumpul di depan di warung aa bawing setelah kumpul semua kami menyuruh beberapa orang untuk mengecek ke lapangan dan laporan nya ternyata benar anak-anak pertiwi ada di lapangan dwikora dengan masa yang lumayan banyak mungkin karena kami mengumpul di warung aa bawing jadi aa bono pun mengetahui kalo ada sekolahan lain yang mau mengajak tawuran dan akhirnya aa bono langsung menuju ke lapangan dengan didampingi beberapa anak casoes entah apa yang aa bono katakan kepada mereka akhirnya anak  pertiwi tersebut mengurungkan niatnya dan kembali pulang ke sekolahnya padahal disini kami sudah siap untuk berperang dengan mereka tapi tidak cukup sampai disitu peperangan kami dengan sekolah SMK pertiwi tersebut.
Hari semakin hari dan bulan pun terus berlalu kami lalui bersama-sama nongkrong dari jalan leuwiliang sampai jasinga pun pernah kami lakukan dari ngamen di jembatan jambu dan bertemu dengan mantan boep sewaktu SMP di jembatan jambu ketika kami sedang ngamen, semua kami lalui bersama-sama sampai akhirnya ada acara festival musik pelajar sebogor barat yang di adakan di SMK mandala yang letaknya dekat rumah si polo kami mengirimkan dua band dari sekolahan kami yaitu casoes 1 dan casoes 2 dengan meminta restu dari guru casoes dua waktu itu memakai vocalis cewek yang bernama iyung yang merupakan anak romzah dia sangat mengidolai agnes monika dan suarany pun bagus tapi tidak sebagus wajahnya, hehehe,,,ketika kami membawakan lagu garasi penonton pun bertepuk tangan mendengar suaranya itu sungguh luar biasa waktu itu namun terjadi kekacauan di casoes 1 personilnya sibuk memikirkan cewek sehingga ketika giliran pentas personil nya tidak ada drummer dan gitarisny waktu itu si obot yang menjadi gitaris tapi dia malah ribut dengan ceweknya yang anak-anak bilang si tatang dan si mondoy sibuk dengan pacarnya di tajur untung ada teman si boep yang datang dan membantu untuk pentas waktu itu dengan kekacauan tersebut akhirnnya kami pun kesal sendiri namun mau bagaimana lagi semua sudah terjadi dan kami pun pulang dengan tangan hampa.

6.      KETIKA OBAT MULAI MENGHANCURKAN KEBERSAMAAN
       Memang benar bila kita sudah mengenal dunia memabukan kita akan semakin terperosok semakin dalam ke dunia hitam tersebut mungkin dari sesuatu yang kecil lama-lama akan menjadi besar dari sebuah minuman yang hanya sebagai tanda perayaan sampai daun ganja yang membuat kita tertawa dan terbawa kea lam bawah sadar melewati dimensi yang terbang, tapi jika terus menerus di jalani kita akan semakin ingin mencoba yang lain nya yang semakin tinggi dan semakin melewati batas dan ketika itu semua mulai datang dan menghinggapi casoes banyak persoalan yang muncul antara personil yang lain nya.
Ketika lekso, boti dan dekstro mulai ramai dan obat-obatan yang lain nya yang entah dari mana datangnya dan bisa masuk ke sekolah ini kami pun tidak mengetahuinya awalnya sedikit dan tersembunyi tapi lama-kelamaan semakin banyak dan beberapa personil casoes pun mulai terkena obat-obatan seperti si boep, polo dan djawa mereka mulai memakai obat-obatan yang membuat keharmonisan didalam casoes mulai goyah dan tidak sekuat dulu lagi.
Mereka bertiga ke sekolah selalu dalam pengaruh obat dan membuat mereka lupa apa yang sedang di lakukan nya maklum pengaruh obat sangat lah jelek bawaan nya tidak seperti minuman dan daun ganja efeknya, di pikiran mereka hanya uang dan bagaimana bisa mendapatkan uang untuk membeli obat, efek obat mungkin membuat kita menjadi berani dan di takuti orang jadi dengan mudah untuk mendapatkan uang kami pun sampai menjual besi yang ada di sekolah dan menyuruh si ocix untuk memalak di sekolah mungkin dengan terpaksa si ocix pun memalak dan hasilnya di kasih ke mereka begitu dan terus begitu setiap harinya, gara-gara obat pun terjadi perselisihan antara casoes dan gank nya si ripank,badsyah dkk mereka tidak terima karena si boep memukul si ripank tapi si boep memukul si ripank dengan alasan karena dia melihat si ripank memukul si polo oleh karena itu perselisihan pun muncul antara gank jasinga dan kami namun itu semua akibat pengaruh obat-obatan dan akhirnya bisa berdamai kembali.
Melihat kejadian ini yang mulai tidak sehat personil casoes yang tidak memakai obat pun mulai merasa gerah melihat perilaku mereka bertiga yang semakin hari semakin parah kami nasehati pun sudah tidak mempan dan tidak pernah di dengar akhirnya kami sepakat untuk mencoba menjauhi mereka supaya sadar dan meninggalkan obat-obatan tersebut dan mereka pun mulai bergaul bertiga sampai kemana-mana di luar sekolah pun mereka bertiga masih dalam pengaruh obat entah apa yang pernah di lakukan mereka selama di luar sekolah tersebut.
Terus dan terus begitu sehari-harinya sampai ujian pun mereka dalam pengaruh obat sehingga mereka tak sadar kalau sedang ujian anak-anak yang lain pun tidak ada yang mau menampung mereka dalam keaadan begitu karena mereka takut ketahuan oleh orang tua masing-masing kalau sedang menampung orang mabuk obat jadi lebih baik menjauhi sementara, walaupun semua cara sudah kita lakukan untuk membuat mereka sadar dari tidak mau mengajak mereka menginap di rumah sampai menjauhi tapi tetap rasa persahabatan ini seperti rasa kekeluargaan sehingga kita tidak mungkin bisa tinggal diam saja sedangkan mereka terjerumus semakin dalam akhirnya kita semua sepakat untuk mengembalikan mereka bertiga keluar dari obat-obatan yang kami lakukan mencoba menjauhkan mereka dari para pemasok obat dan menjauhkan mereka dari teman-teman yang pemakai obat lama-kelamaan mereka mulai sadar dan kembali seperti semula cuman ingatan ketika dalam pengaruh obat mereka sedikit ingat-ingat lupa.
Setelah itu kami semua melarang mereka memakai obat-obatan lagi jika terus begitu casoes akan bubar dan hanya tinggal nama, kami berusaha agar teman-teman nya tidak lagi memberikan obat kepada mereka bertiga mulai saat itu tidak ada lagi obat-obatan diantara kami mereka mungkin sadar bahwa kita sudah kelas tiga yang mungkin sebentar lagi akan lulus sekolah sehingga harus konsentrasi dan fokus ke sekolah biar bisa lulus nantinya, tapi malah adik-adik kelas yang mulai memakainya tapi obatnya berbeda mereka memakai obat dekstro jika ingin mabuk minum obatnya harus lebih dari 10 butir.

7.      UJIAN NASIONAL YANG MENDEBARKAN
      Ujian nasional semakin dekat tidak ada lagi kata main-main semua siswa menghadapinya dengan serius karena akan menghadapi ujian nasional yang di ibaratkan sebagai hari penentuan dimana kita belajar di sekolah menengah atas selama tiga tahun di tentukan hanya dalam waktu tiga hari itu ironis memang pendidikan di negeri ini tapi begitulah peraturan dari dinas pendidikan dan negara ini yang mungkin membuat siswa/siswi di seluruh Indonesia menjadi gila apalagi dengan nilai standar rata-rata yang sangat tinggi pada waktu sehingga semua siswa/siswi harus extra keras belajar dan belajar.
Sebelum menghadapi ujian nasional kita semua terlebih dahulu menghadapi ujian praktek mata pelajaran yang lain setelah semua ujian praktek selesai baru kita menghadapi ujian nasional, semua murid di sekolah ini melakukan shalat istigosah bersama di mesjid sekolah meminta kepada allah swt supaya di beri kemudahan dan kelancaran menghadapi ujian nasional nanti semua berdoa dengan khusyu di dalam masjid tersebut dan menjelang hari ujian nasional kita semua kumpul kembali untuk membicarakan ujian nasional yang akan di selenggarakan besok pagi nya di rumah salah seorang guru dan kembali berdoa meminta kemudahan dalam menghadapi ujian nasional.
Hari yang di tunggu pun tiba seluruh siswa datang sebelum jam ujian pertama di mulai begitu juga kami semua kembali berkumpul di lapangan yang biasa di jadikan tempat untuk upacara bendera seteleh berkumpul tak lupa kita semua berdoa untuk kelancaran hari itu terlihat sangat jelas raut wajah yang sangat tegang dari seluruh murid dan guru mirip seperti para prajurit yang akan menghadapi peperangan di medan perang semua terlihat jelas dari raut wajah nya.
Jam ujian pertama pun di mulai sekejap sekolahan yang tadinya ramai penuh dengan canda dan emosi para guru ketika menghadapi murid-murid yang nakal hilang tak berbekas waktu itu yang terdengar hanya suara sepatu para pengawas yang sedang berjalan mengawasi kami semua, sunyi senyap waktu itu tak ada satu pun yang berbicara semua murid fokus pada soal-soal yang ada di lembar kertas ujian tapi kami tetap santai menghadapi ujian ini kebetulan kami satu ruangan karena nama kami berdekatan sesuai absen sehingga dengan mudah kami untuk saling member jawaban tanpa sepengetahuan sang pengawas.
Hari pertama ujian nasional pun selesai tapi kami tidak seperti murid-murid yang lain nya yang langsung pulang ke rumah untuk belajar kembali, kami malah kembali nongkrong di warung pinggir jalan sambil menghilangkan tegang karena menhadapi ujian nasional tadi setelah sore kami pun pulang ke rumah masing-masing tidak ada acara menginap dulu selama ujian.
Hari pertama, hari kedua ujian nasional sudah berlalu semua berjalan dengan lancar dan pada hari ketiga ujian semua siswa terlihat lebih fresh dan santai tidak lagi terlihat beban di raut wajah mereka semua mungkin karena ini hari terakhir ujian begitu juga kami sangat semangat sekali menghadapi ujian ini karena kami telah merencanakan untuk corat-coret baju setelah jam ujian selesai semua uang sudah terkumpul hasil dari sumbangan dari semua siswa bahkan dari adik kelas juga, namun kabar kurang mengenakan terjadi para guru melarang kegiatan corat-coret baju baik di sekolah maupun di lingkungan sekolah anak-anak yang lain pun menuruti perintah guru mereka langsung pulang tapi tidak dengan kami karena corat-coret merupakan tradisi dari zaman ke zaman jika selesai ujian nasional.
Jam ujian mata pelajaran terakhir pun selesai semua murid menyambut gembira dan bersukur telah melewati ujian nasional tinggal menunggu hasil nya, semua murid pulang karena takut peringatan dari guru yang tidak boleh mencorat-coret baju namun kami nekat tidak menggubris perintah dari guru kami tetap melakukan corat-coret baju di depan sekolah di warung aa bawing kami bersama romzah saling mencoret-coret baju sekaligus mencari-cari kesempatan untuk mencium bibir sampai saling memberikan tanda tangan di baju bagian dada anak romzah sambil memegang dada nya kapan lagi bisa bebas memegang dada anak romzah hahaha,,,
Melihat ada murid yang mencorat-coret baju pak iwan pun akhirnya turun tangan beliau langsung ke depan untuk nyamperin kami tapi sebelum itu kami di traktir makan nasi padang oleh aa bawing setelah sampai di tempat warung nasi padang pak iwan pun datang dan mulai marah dan menampar anak-anak entah siapa saja yang waktu itu terkena tamparan pak iwan dengan marah-marah sebagian dari kami lari menghindar berpencar mencari aman padahal nasi padang nya sudah tersedia dan setelah pak iwan pergi kami kembali berkumpul kembali dan memakan nasi padang pemberian aa bawing.
Setelah semua selesai kami kembali berkumpul di warung aa bawing sambil minum dan merayakan hari itu sedangkan anak romzah langsung pulang kami tetap stay di warung, kami pun mulai melihat banyak anak-anak dari sekolah lain yang lewat menaiki truk dan bak terbuka, mulai terlintas di pikiran kami untuk memantek/membajak sekolahan lain terutama anak smk pertiwi yang kami dengar mereka mengadakan acara corat-coret di gua gudawang dengan peralatan seadanya kami mulai memantek dan merazia satu persatu mobil truk yang memuat banyak anak sekolah lain, yang pertama lewat anak SMK PANDU ternyata mereka melakukan perlawanan akhirnya kami kejar mobil truk sampai depan setu dan kami lempari dengan batu namun ojeg cigudeg ternyata ada yang membela kami dan membantu mengejar memakai motor sambil membawa sebuah balok, batu pun berterbangan kemana-mana.
Mobil truk kedua ternyata SMK PGRI mereka kami biarkan lewat karena mereka teman si boep dan berteriak memanggil nama casoes namun ojeg yang lain meminta kami untuk pindah jangan memantek di depan pangkalan ojeg kami pun meneruti nya dan berjalan menuju lapangan dwikora dengan hanya beranggotakan 12 orang saja karena yang lain nya tidak ikut, sambil jalan akhirnya kami mulai melihat anak SMK PERTIWI lewat memakai motor tapi kami biarkan lewat setelah sampai di dekat dwikora kami bertemu dengan seorang kakak kelas yang bernama jajuli dan memberitahukan bahwa ada mobil truk yang penuh dengan anak sekolah kami pun berfikir itu pasti anak SMK PERTIWI untuk memastikan nya kakak kelas itu mengecek memakai motornya dan ternyata benar itu rombongan SMK PERTIWI dengan hanya 12 orang apakah mungkin kami mampu melawan orang satu mobil truk ??? setelah kami menunggu akhirnya datang anak SMK PERTIWI dengan memakai dua motor kami pun langsung memberhentikan nya dan menanyakan dari sekolah mana dengan pede mereka bilang anak SMK PERTIWI tanpa ampun lagi kami mulai menyerang mereka dengan peralatan seadanya mereka mencoba memutar arah balik namun hanya satu motor yang lolos yang satu nya lagi kami keroyoki sampai berdarah setelah selesai mereka lari dan melapor kepada teman-teman nya yang kebetulan mobil truk nya sudah dekat ke lokasi tempat kami melihat masa yang begitu banyak kami langsung bersembunyi dan hanya bisa melakukan serangan fajar saja.
Setelah kejadian itu akhirnya terjadi permusuhan antara SMK PERTIWI sama SMA kami terutama casoes karena mereka tahu yang memantek itu adalah casoes dimulai dari kejadian itu mereka mulai mencari cara untuk membalas dendam kepada kami, ternyata orang yang kami keroyok itukampung nya tidak jauh dari kampung si boep orang itu membawa masa ke rumah si boep dan mencarinya namun untung nya si boep sedang tidak ada di rumah mendengar ceritanya orang tersebut mendapat bebarap jaitan di kepala nya akibat pengeroyokan itu, kejadian itu tidak di ketahui oleh guru-guru dan siswa-siswa yang lain kecuali teman-teman dekat kami dan alumni tadi sehingga semua biasa-biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa.

8.      STUDI TUR YANG MENGECEWAKAN
       Semua pelajaran untuk kelas tiga telah selesai sekarang hanya tinggal menunggu pengumuman hasil ujian nasional dan kelulusan untuk mengisi waktu yang kosong ini sekolah mengadakan sebuah kegiatan studi tur yang sudah menjadi tradisi, pihak sekolah pun mengadakan voting ke seluruh siswa kelas tiga untuk tujuan studi tur kali ini dari berbagai voting banyak tempat yang di ajukan dari jogja,bandung, Jakarta bahkan lampung setelah melakukan voting dan memberikan gambaran kelebihan dan kekurangan kota yang akan di singgahi akhirnya terpilih lampung lah yang akan menjadi tempat studi turn anti walaupun casoes romzah menolak nya tapi mau bagaimana lagi suara lampung lebih banyak dari pada pilihan kami yang ingin ke jogja kami pun merelakan nya ikut ke lampung.
Persiapan di mulai dari administrasi dan perlengkapan untuk keperluan nanti tapi ada sedikit siswa yang tidak bisa ikut studi tur ke lampung dikarenakan bermacam alasan begitu juga seperti si mondoy dan boep mereka berdua tidak bisa ikut studi tur dan mereka harus menjalani konsekuensi nya yaitu membuat makalah bersama siswa yang lain, padahal sudah kami paksa untuk tetap ikut tapi mereka tetap tidak mau ikut akhirnya kami pun berangkat tanpa mereka berdua mungkin jadi terasa kurang seru kalau diantara kami ada yang tidak ikut.
Perjalanan pun  di mulai semua berkumpul di halaman kantor PTPN Cigudeg dengan memakai baju yang sudah di siapkan oleh panitia tapi baju ini sedikit terlihat aneh karena baju ini mirip sekali dengan baju yang biasa di pakai pekerja PLN baju ini memiliki warna orange dan hitam di tangan nya. semua bus yang akan mengantarkan kami sepanjang perjalanan pun sudah terparkir semua siswa/siswi IPA IPS dan guru pun berkumpul mengumumkan tata tertib dan peraturan selama perjalanan dan selama di tujuan, guru melarang membawa minuman keras,obat-obatan dan senjata tajam setelah di periksa semua siswa/siswi termasuk kami masuk ke bus sesuai kelas masing-masing dan di wakili oleh guru dan wali kelas masing-masing kelasnya tapi si polo malah naik di bus kelas kami padahal dia berbeda kelas mungkin karena pengaruh obat dia naik di bus karena sudah terlanjur akhirnya dia ikut di bus kami.
Sepanjang jalan bernyanyi dan bergembira di dalam bus mungkin hanya di bus kami saja yang paling ramai maklum lah di bus kami terdiri dari siswa/siswi yang nakal dan badung, kami selalu mengganggu bila ada diantara teman kami yang tidur seperti si ebil dia selalu di ganggu jika tidur dengan kata-kata NIDA, nida adalah nama seorang wanita adik kelas yang sangat menyukai si ebil tapi si ebil nya tidak pernah merespons rasa suka nya si nida karena sering nya di ganggu begitu akhirnya si ebil terpaksa untuk tidak tidur karena merasa risih bila di panggil nida. setelah berjam-jam akhirnya sampai di pelabuhan merak dan bus pun langsung masuk ke dalam kapal feri yang akan membawa kami ke pelabuhan bakauheni lampung selesai mobil parkir semua naik ke atas kapal feri untuk melihat pemandangan laut sambil membawa gitar dan tam-tam kami mencari tempat yang pas untuk bernyanyi kembali, di tempat para penumpang yang lain kami bernyanyi seolah seperti pengamen yang menghibur para penumpang dengan nyanyian yang kami bawakan bersama-sama.
Lumayan lama perjalanan di  atas laut sehingga kami pun bersantai-santai sambil melihat luas nya laut selat sunda dan terlihat sangat jelas gunung anak Krakatau pada saat itu, dan akhirnya sampai lah kita di pelabuhan bakauheni lampung kita pun kembali ke mobil bus untuk melanjutkan perjalanan studi tur itu karena kita sampai terlalu sore sehingga kita melakukan isitirahat di pantai pasir putih dan menginap di sebuah wisma yang di sewa di dekat pantai karena kamar dan tempatnya sangat terbatas terpaksa semua tidur beramai-ramai di ruang tengah tapi casoes dan romzah memilih untuk memisahkan diri membiarkan semua mengisi wisma tersebut.
Bermain di pantai sambil melihat sunset itu yang kami lakukan di senja hari sampai akhirnya sang mentari pun menghilang di ujung laut seperti tenggelam ke dasar laut, waktu pun sudah menjadi gelap dan munculah rembulan yang menyinari malam itu kami pun kembali menuju wisma dan makan malam bersama seluruh siswa dan guru karena tidak ada acara kami kembali memisahkan diri mencari tempat yang indah untuk berkumpul di malam hari di dekat pantai setelah berkumpul kami bernyanyi dan minum bersama kebetulan di daerah itu ada yang menjual minuman malam semakin larut tapi kami terus bernyanyi apalagi ketika kami menyanyikan sebuah lagu dari iwan fals yang berjudul KEMESRAAN suasana terasa begitu berbeda kita merasakan kebersamaan ini sangatlah berharga dan takkan mungkin terulang kembali hanya akan jadi sebuah cerita nanti kalau diantara kami sudah tua karena semua akan berpisah setelah acara pelulusan nanti, kami bernyanyi hingga menjelang dini hari dan salah satu guru menghampiri kami memberitahu untuk kembali ke wisma dan beristirahat kami pun kembali ke wisma.
Matahari pun kembali hadir untuk menyinari dunia kami semua bergegas untuk melanjutkan perjalanan kembali menuju waykambas tapi sebelum itu kami mampir ke sebuah universitas di lampung, setelah sarapan pagi semua kembali berangkat namun kali ini keadaan di dalam mobil sangat sepi karena rasa ngantuk dan tidak berapa lama kami sampai di Universitas Lampung (UNILA) universitas yang sangat besar dan luas tapi masih kalah besar dan luas dengan Insitut Pertanian Bogor (IPB) disini kami mendapatkan studi banding dari pengurus UNILA di sebuah aula yang sangat besar dan kami pun mengelilingi area kampus tersebut.
Setelah selesai kami semua melanjutkan perjalanan kembali menuju waykambas tempat pembelajaran gajah tapi karena waktu yang tidak memungkinkan akhirnya para guru membatalkan tujuan perjalanan menuju waykambas dan mengganti nya dengan jalan-jalan ke kebun binatang yang ada di lampung setelah berjam-jam mengitari dan melihat-lihat kebun binatang waktu untuk kembali pulang pun tiba semua masuk ke dalam bus namun kejadian aneh terjadi murid-murid yang lain mulai keracunan yang di akibatkan memakan makanan basi dari ketring semua menjadi panik bahkan seorang guru pun menangis dengan kejadian yang tidak terduga ini dan meminta maaf tapi aneh nya kami tidak merasakan keracunan casoes dan romzah baik-baik saja tidak ada yang mual dan muntah-muntah, di tambah lagi ada siswa-siswi yang kesurupan masal namun lagi-lagi diantara kami dan di bus kami tidak ada yang kesurupan padahal bus ini yang paling ramai aneh bin ajaib…
Keadaan mulai kembali normal dan kembali melanjutkan perjalanan pulang namun kita semua mampir di sebuah pusat perbelanjaan sambil melihat-lihat kota lampung perjalan pulang kembali di lanjutkan di tengah perjalanan kembali mampir di pusat oleh-oleh lampung kami pun turun dan memilih oleh-oleh apa yang akan di beli setelah semua di beli ide nakal pun terpintas si riwenk malah mengambil kerupuk lampung dan memberikan nya ke teman yang lain di dalam bus setelah semua nya memakan akhirnya di tengah perjalanan dia mengaku kerupuk tersebut belum di bayar anak-anak pun langsung ramai teriak..hahahaha
Waktu semakin gelap perjalanan kembali di lanjutkan tak ada lagi suara gitar dan tam-tam karena semua nya memilih beristirahat sambil merasakan kekecewaan selama studi tur lampung hanya begitu saja tidak ada yang istimewa dan banyak kejadian-kejadian yang tidak terduga sampai di kapal pun semua hanya bercanda-canda biasa saja karena waktu itu sudah malam dan gelap yang terlihat hanya lampu-lampu kapal di tengah laut dan suara-suara ombak saja.
Beberapa jam berlalu anak-anak yang lain turun di kampung mereka masing-masing karena mungkin sekalian lewat jadi tidak kembali ke sekolah sedangkan kami yang arah nya berlainan harus kembali ke sekolah dan menginap di sekolah untuk sementara karena waktu sudah malam sampai menunggu pagi baru kami pulang ke rumah masing-masing begitulah perjalanan studi tur lampung angkatan kami.
9.      ACARA PERPISAHAN DAN HARI PENGUMUMAN PELULUSAN
        Kembali ke sekolah dengan keceriaan setelah semua selesai dari ujian nasional dan studi tur semua kembali ke sekolah untuk mengetahui hasil ujian nasional tapi para guru mempunyai ide untuk mendahulukan acara perpisahan sebelum memberikan hasil ujian dan pengumuman pelulusa supaya seluruh siswa/siswi ikut acara perpisahan yang di adakan di sebuah aula di kampus IPB Dramaga Bogor yang lumayan mewah.
Hari perpisahan pun tiba seluruh siswa di wajibkan memakai jas sedangkan untuk siswi nya memakai kebaya dan membawa orangtua murid ke acara perpisahan ini, casoes pun berkumpul sebelum masuk ke aula setelah berkumpul semua ternyata hanya si mondoy yang tidak membawa jas dengan keadaan seperti itu si mondoy pun bergabung bersama casoes didalam gedung kita hanya duduk dan melihat proses acara adat dan acara musik yang di mainkan oleh teman-teman yang lain termasuk casoes menampilkan lagu-lagu slank.
Setelah acara selesai casoes pun mendapat info anak-anak SMK PERTIWI gabungan dengan sekolah lain seperti STM YKTB sudah menunggu di Leuwiliang untuk memantek casoes mendengar itu kami langsung mengumpulkan masa seadanya karena yang sudah pulang masing-masing dan kami pun bagaimana nasib teman-teman kami yang lain, dengan membagi strategi akhirnya kami mempunyai ide untuk lewat jalur Leuwiliang belakang dengan masa hanya dua mobil angkot dan sebuah samurai kecil kami menuju arah pulang namun di tengah jalan kami berpisah dengan mobil angkot di isi oleh si akay akhirnya dengan terpaksa mobil angkot kita terpisah dan teryata mobil angkot yang di isi si akay lolos dari anak pertiwi karena lewat jalur leuwiliang belakang sedangkan mobil yang di isi oleh kami masuk lewat jalur depan untungnya di mobil kami ada samurai kecil setelah di leuwiliang kami pun melihat segrombolan anak sekolah sedang melihat-lihat dan ketika mendekat ada diantara mereka yang mengenali kami dan berteriak “ ITU CASOES “ perangpun tidak terhindari lagi anak-anak pertiwi dan gabungan nya mulai memukuli mobil angkot yang kami naiki menggunakan kopel dan ada dia antara mereka yang mencoba menarik si koebil yang kebetulan dia duduk di samping pintu adu pukul dan adu tending pun terjadi sampai akhirnya sang supir turun dan memberhentikan mobilnya sambil marah-marah karena mobilnya terkena hantaman kopel anak pertiwi dan gabungan nya mereka pun terus mengejar ketika mobil kembali berjalan kami pun berteriak menunggu mereka di jalan kami kembali bertemu mobil rombongan si akay mendengar cerita itu si akay mengajak untuk kembali menyerang balik tapi dengan akal sehat kita hanya akan mengantarkan nyawa jika kembali ke sana akhirnya kita menuggu saja siapa tahu mereka datang namun ternyata mereka tidak datang juga, dari kejadian ini lah akhirnya SMA Cigudeg menjadi musuh SMK Pertiwi sampai kita lulus.
hari pengumuman kelulusan sudah tiba semua kelas tiga kembali ke sekolah untuk mengetahui hasil ujian nasional semua berkumpul di lapangan dengan arahan guru sambil berharap hasil ujian dengan kata sambutan guru mulai menyampaikan baik buruk hasil ujian nasional ini harus kami terima dengan lapang dada setelah selesai semua akhirnya waktu pembagian hasil lulus atau tidaknya tersimpan di dalam amplop putih yang bertuliskan nama siwa/siswi masing-masing semua siswa mulai terlihat wajah cemas nya dan satu persatu mereka membukanya ada yang teriak dengan kegirangan setelah membuka amplop tersebut tapi casoes dengan romzah membuka nya dengan cara satu persatu masuk toilet dan membuka amplop di dalam toilet dan keluar dengan histeris karena tertulis di sehelai kertas dengan tulisan “ LULUS “ akhirnya kami pun bergembira dan saling peluk satu sama lain sujud syukur kami panjatkan kepada allah swt.
Dengan suka cita seluruh kelas tiga menyambut pengumuman kelulusan termasuk casoes dan romzah semua bergembira terlihat jelas di wajah seluruh siswa kelas tiga kami pun berterimakasih kepada seluruh guru SMAN 1 Cigudeg tidak ada lagi rasa bahagia selain membaca kata lulus yang kami rasakan tapi rasa sedih pun hadir karena mungkin kita tidak akan berkumpul dan bertemu bersama dengan yang lain nya lagi.

10.     PERPISAHAN
       Tiga tahun menempuh ilmu bersama-sama dan waktu yang tidak diinginkan pun telah tiba dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan itu sudah kodrat yang di gariskan begitu juga dengan pertemanan ini kita bertemu di sekolah ini selalu bersama-sama menghadapi nya susah, senang,sedih dan bahagia bahkan pertengkaran antara kita pernah terjadi dan berlalu tapi kita tetap selalu bersama bagaimanapun casoes merupakan sepert rumah dan keluarga bagi para personilnya mungkin tak ada lagi yang seperti ini penuh cerita dan problem yang membuat kita untuk semakin dewasa dalam menghadapi keras nya hidup dan dunia ini.
Romzah yang hadir menemani catatan sejarah casoes pun merupakan bagian dari perjalanan panjang casoes yang akan di kenang selama nya sampai akhir nanti, mereka selalu ada dan akan menjadi satu bagian keluarga besar casoes walaupun kadang romzah casoes pernah saling berseteru dan kita akan selalu bangga setelah apa yang kita lakukan terhadap sekolah ini.
Semua siswa/siswi angkatan 2005-2006 merupakan bagian catatan perjalanan sekolah dan casoes sendiri mereka yang selalu menghargai keberadaan casoes kita semua telah menempuh ilmu bersama-sama dan sekolah yang sama dan terpisah karena waktu semoga kita bisa bertemu kembali di lain waktu nanti.
Perpisahan pun terjadi semua seperti hidup kembali dari awal karena status menjadi pelajar pun telah resmi di copot sekarang tiba saatnya untuk bekerja mecari pengakuan dan membahagiakan kedua orang tua yang telah mati-matian membiayai semasa menempuh pendidikan.

Tapi suatu saat nanti kita akan bangga melihat sekolah ini menjadi sekolah besar yang sangat berbeda ketika saat kita masih bersekolah disini yang saat itu masih baru dan di mulai dari awal pembangunan maka angkatan kita akan selalu teringat membantu pembanguna sekolah ini. Semoga tetap berjaya terus sekolah SMAN 1 CIGUDEG,,,,,,wassalam!!!!!!!!!